Menjelajahi Cara Kerja Drone NIVO VTOL dalam Pemetaan dan Survei

Dalam dunia pemetaan dan survei, teknologi drone semakin populer karena kemampuannya yang efisien dan akurat. Salah satu inovasi terbaru adalah drone NIVO VTOL (Vertical Take-Off and Landing), yang dirancang untuk mempermudah pengambilan data geospasial dengan cara yang lebih canggih. Artikel ini akan membahas bagaimana drone NIVO bekerja dalam lima langkah sederhana, serta bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan kualitas pemetaan dan survei di berbagai sektor.

1. Persiapan Terbang: Menyusun Peta Penerbangan dengan Aplikasi Pemetaan

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menerbangkan drone NIVO adalah menyusun peta penerbangan menggunakan aplikasi pemetaan canggih. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk merencanakan jalur penerbangan drone secara detail, menentukan titik pengambilan gambar atau sensor, serta mengatur ketinggian dan kecepatan penerbangan. Dengan persiapan yang matang, drone dapat terbang dengan optimal, meminimalisir kesalahan pengambilan data.

2. Penerbangan Otomatis: Drone Terbang Sesuai Jalur yang Ditetapkan

Setelah peta penerbangan siap, drone NIVO VTOL akan terbang secara otomatis mengikuti jalur yang telah ditentukan. Teknologi VTOL memungkinkan drone ini untuk lepas landas dan mendarat secara vertikal, menjadikannya lebih fleksibel dalam berbagai kondisi medan. Proses penerbangan otomatis ini memastikan bahwa setiap titik pengambilan data tercapai dengan tepat waktu dan tanpa intervensi manual.

3. Pengambilan Data: Kamera dan Sensor Mengumpulkan Data Geospasial

Saat terbang, drone NIVO dilengkapi dengan kamera dan sensor canggih yang berfungsi untuk mengumpulkan data geospasial yang sangat akurat. Kamera beresolusi tinggi akan mengambil gambar udara, sementara sensor seperti LiDAR (Light Detection and Ranging) atau multispectral sensors digunakan untuk mendapatkan informasi terkait topografi dan kualitas tanah. Data yang terkumpul selama penerbangan ini memiliki tingkat ketelitian yang tinggi, sangat membantu dalam analisis lebih lanjut.

4. Proses Pengolahan: Data yang Terkumpul Diproses Secara Otomatis

Setelah pengambilan data selesai, drone NIVO akan mengirimkan data yang terkumpul ke sistem pengolahan yang terintegrasi. Proses ini dilakukan secara otomatis, memungkinkan data yang besar dan kompleks untuk diproses dalam waktu singkat. Teknologi pemrograman dan algoritma yang canggih akan mengubah data mentah menjadi informasi yang dapat dianalisis lebih lanjut, seperti peta 3D, model permukaan tanah, atau analisis vegetasi.

5. Hasil Akurat: Hasil Pemetaan Siap Digunakan dalam Laporan atau Analisis

Setelah data diproses, hasil pemetaan siap digunakan untuk berbagai tujuan. Hasil yang akurat ini bisa digunakan dalam berbagai sektor, seperti perencanaan kota, pertanian presisi, atau pengecekan kondisi infrastruktur. Data yang diperoleh dari drone NIVO VTOL memberikan informasi yang lebih mendetail dan dapat diandalkan dibandingkan dengan metode survei konvensional.

Keunggulan Drone NIVO VTOL dalam Pemetaan dan Survei

Drone NIVO VTOL memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan drone konvensional:

  • Kemampuan Terbang Vertikal: Drone ini dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal, memungkinkan penerbangan di area terbatas atau medan yang sulit dijangkau.

  • Penerbangan Otomatis: Proses penerbangan yang sepenuhnya otomatis mengurangi risiko kesalahan manusia dan memastikan efisiensi dalam pengambilan data.

  • Pengolahan Data Otomatis: Dengan sistem pemrosesan otomatis, data yang terkumpul dapat dianalisis dengan cepat, meningkatkan produktivitas dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan laporan.

  • Hasil yang Akurat: Dengan kamera dan sensor canggih, drone NIVO VTOL menghasilkan data yang sangat akurat dan dapat diandalkan untuk berbagai aplikasi pemetaan dan survei.

Aplikasi Drone NIVO dalam Berbagai Sektor

Drone NIVO VTOL tidak hanya berguna dalam pemetaan lahan, tetapi juga memiliki berbagai aplikasi lainnya, seperti:

  • Pertanian Presisi: Untuk memantau kondisi tanaman dan tanah, serta untuk perencanaan irigasi yang lebih efisien.

  • Perencanaan Kota: Membantu perencanaan pembangunan kota dengan menyediakan data topografi dan pengawasan infrastruktur secara berkala.

  • Manajemen Sumber Daya Alam: Memantau hutan, sungai, dan area konservasi lainnya untuk mengumpulkan data tentang kondisi lingkungan dan potensi kerusakan.

Kesimpulan

Drone NIVO VTOL menawarkan teknologi canggih yang dapat mengubah cara kita melakukan pemetaan dan survei. Dengan penerbangan otomatis, pengambilan data yang akurat, dan pengolahan data yang cepat, drone ini memberikan solusi efisien dan tepat untuk berbagai kebutuhan industri. Melalui inovasi ini, pengumpulan data geospasial menjadi lebih cepat, akurat, dan dapat diandalkan, yang sangat penting untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dan lebih terinformasi.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana drone NIVO VTOL dapat membantu dalam pemetaan atau survei, jangan ragu untuk menghubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Kegiatan Survei Topografi Menggunakan Teknologi LiDAR untuk Mendukung Pemetaan Area Proyek di Tuban, Jawa Timur

TechnoGIS Indonesia telah melaksanakan kegiatan survei topografi menggunakan teknologi LiDAR yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur, untuk PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyediaan data topografi yang akurat dan detail guna mendukung kebutuhan perencanaan dan pengelolaan area proyek.

Tujuan dari proyek ini adalah untuk melakukan survei LiDAR dalam rangka pemetaan area proyek (project area), disposal area, serta access road. Data topografi yang dihasilkan menjadi komponen penting dalam mendukung proses perencanaan teknis, analisis kondisi lapangan, serta pengambilan keputusan yang tepat pada tahap pelaksanaan proyek.

Pemanfaatan teknologi LiDAR memungkinkan akuisisi data spasial dengan tingkat ketelitian tinggi, termasuk pada area dengan kondisi medan yang kompleks. Dengan kemampuan menghasilkan model permukaan tanah secara detail, survei LiDAR menjadi solusi efektif untuk memperoleh gambaran topografi yang komprehensif dan presisi dalam waktu yang relatif efisien.

Selama pelaksanaan kegiatan, tim TechnoGIS Indonesia memastikan seluruh proses survei dan pengolahan data dilakukan sesuai dengan standar teknis dan kualitas yang berlaku. Data hasil survei diharapkan dapat memberikan dukungan optimal bagi PT Adhi Karya (Persero) Tbk dalam perencanaan dan pengembangan area proyek di Tuban, Jawa Timur.

Selain layanan survei topografi menggunakan LiDAR, TechnoGIS Indonesia juga menyediakan berbagai layanan pemetaan geospasial lainnya, seperti pemetaan UAV/foto udara, pembuatan ortofoto, kontur/topografi, serta analisis spasial untuk berbagai kebutuhan sektor infrastruktur dan industri.

Kegiatan Pembuatan Peta Menggunakan Pesawat Udara Nirawak (PUNA) untuk Mendukung Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Desa Congko, Kabupaten Soppeng

TechnoGIS Indonesia telah melaksanakan kegiatan pengadaan jasa pembuatan peta menggunakan Pesawat Udara Nirawak (PUNA) yang berlokasi di Desa Congko, Kecamatan Mario Riwawo, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Soppeng dalam rangka mendukung program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Desa Lengkap Luar Jawa.

Proyek ini bertujuan untuk menghasilkan data spasial yang akurat dan terkini sebagai dasar pendukung kegiatan pendaftaran tanah secara menyeluruh di wilayah Desa Congko. Melalui pemanfaatan teknologi drone UAV (PUNA), proses pemetaan dapat dilakukan secara lebih efisien, cepat, dan presisi, terutama dalam menjangkau area pemetaan yang luas dan memiliki karakteristik wilayah beragam.

Pelaksanaan pemetaan dilakukan dengan metode pengambilan foto udara menggunakan drone UAV, yang kemudian diolah menjadi produk peta yang sesuai dengan kebutuhan PTSL. Data yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung Kantor Pertanahan Kabupaten Soppeng dalam proses inventarisasi, identifikasi, serta validasi bidang tanah secara sistematis dan terintegrasi.

Selama pelaksanaan kegiatan, tim TechnoGIS Indonesia berkomitmen untuk menjaga kualitas data dan ketepatan hasil pemetaan sesuai dengan standar teknis yang berlaku. Proyek ini menjadi bagian dari kontribusi TechnoGIS Indonesia dalam mendukung program strategis nasional di bidang pertanahan, khususnya dalam percepatan pendaftaran tanah dan penyediaan data geospasial yang andal.

Selain layanan pemetaan menggunakan Pesawat Udara Nirawak (PUNA), TechnoGIS Indonesia juga menyediakan berbagai jasa pemetaan geospasial lainnya, termasuk pemetaan foto udara, pembuatan ortofoto, kontur/topografi, serta analisis foto udara untuk berbagai kebutuhan tematik.

Mengoptimalkan Pemetaan dan Pemantauan dengan Quadrone Pro: Solusi Canggih untuk Berbagai Industri

Quadrone Pro adalah solusi canggih untuk pemetaan udara yang dirancang khusus bagi para profesional di bidang survei, teknik, dan geospasial. Dengan teknologi penerbangan yang mutakhir, drone ini tidak hanya mengutamakan ketepatan dan efisiensi, tetapi juga kemudahan penggunaan yang membuatnya ideal untuk berbagai industri. Dalam artikel ini, kami akan membahas manfaat, aplikasi, serta bagaimana Quadrone Pro dapat mengoptimalkan pekerjaan di berbagai sektor.

Manfaat Quadrone Pro dalam Berbagai Industri

  1. Survei Tanah dan Pertanian
    Dalam dunia survei tanah, akurasi sangat penting untuk menghasilkan peta topografi yang tepat. Quadrone Pro memberikan solusi dengan kamera resolusi tinggi dan sensor canggih yang mampu menghasilkan data dengan detail yang sangat tinggi. Bagi sektor pertanian, drone ini juga membantu memantau kondisi tanaman secara real-time, memberikan data yang mendalam mengenai kesehatan tanah dan tanaman.

  2. Konstruksi dan Pemantauan Infrastruktur
    Di bidang konstruksi, pemantauan kemajuan proyek seringkali memerlukan pengumpulan data secara berkala dari area yang luas. Quadrone Pro dapat memotret dan memetakan area proyek secara efisien, mempercepat proses pengambilan keputusan dan mengurangi risiko kesalahan manusia. Dengan fitur terbang otomatis, drone ini juga memungkinkan pengambilan data yang lebih cepat tanpa perlu kehadiran operator secara langsung.

  3. Pemantauan Lingkungan
    Dengan kapasitasnya untuk menangkap data secara akurat dalam waktu yang lama, Quadrone Pro sangat berguna dalam studi lingkungan. Mulai dari memantau perubahan ekosistem hingga pemetaan kawasan hutan, drone ini memberikan kemampuan untuk mengumpulkan informasi dengan cara yang jauh lebih efisien dibandingkan metode tradisional.

  4. Pemantauan Infrastruktur Perkotaan
    Infrastruktur perkotaan yang luas, seperti jalan raya, jembatan, dan bangunan, membutuhkan pemantauan yang terus-menerus untuk memastikan keamanannya. Quadrone Pro dapat membantu memetakan dan mengidentifikasi potensi kerusakan pada struktur perkotaan, memberikan informasi yang lebih mendalam untuk pemeliharaan dan perbaikan.

Keunggulan Operasional

Salah satu fitur utama dari Quadrone Pro adalah kemampuannya untuk terbang dalam mode otonom, yang memungkinkan drone untuk melakukan survei yang kompleks dengan sedikit intervensi manual. Fitur ini mengurangi ketergantungan pada operator, mempercepat pengumpulan data, dan memungkinkan pemantauan area yang sulit dijangkau.

Drone ini juga dirancang dengan material yang tahan lama dan ringan, menjadikannya mudah digunakan dalam berbagai kondisi cuaca. Pengguna yang mungkin tidak berpengalaman dalam pengoperasian drone dapat dengan mudah mengontrol dan mengoperasikannya berkat sistem kontrol yang ramah pengguna dan integrasi aplikasi mobile.

Dampak terhadap Produktivitas

Dengan meningkatkan efisiensi pengumpulan data dan pengurangan kesalahan manusia, Quadrone Pro dapat menghemat waktu dan biaya operasional. Misalnya, dalam proyek konstruksi, pengumpulan data yang lebih cepat dapat mempercepat proses perencanaan dan pelaksanaan. Di sektor pertanian, data yang lebih akurat dapat membantu petani membuat keputusan berbasis data yang lebih tepat dalam manajemen lahan dan pemupukan.

Selain itu, dengan adanya teknologi GNSS PPK dan RTK yang terintegrasi, Quadrone Pro menawarkan tingkat akurasi yang sangat tinggi, bahkan untuk pemetaan yang membutuhkan ketelitian pada tingkat sentimeter. Ini memberikan manfaat luar biasa dalam pekerjaan yang mengutamakan detail tinggi, seperti pemetaan topografi atau pemantauan infrastruktur.

Kesimpulan

Quadrone Pro tidak hanya sekadar alat pemetaan udara; ia adalah investasi yang dapat meningkatkan efisiensi operasional di berbagai sektor industri. Dengan teknologi canggih dan kemampuan untuk mengumpulkan data secara presisi, drone ini memungkinkan perusahaan untuk melakukan survei dan pemantauan dengan cara yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih efisien. Penggunaannya yang fleksibel di berbagai bidang, dari pertanian hingga infrastruktur perkotaan, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang membutuhkan solusi pemetaan udara profesional yang dapat diandalkan.

Monitoring Pohon Tidak Produktif Berbasis GIS dan Citra Udara

Dalam sektor perkebunan dan kehutanan, keberadaan pohon tidak produktif seperti pohon mati, stres, atau mengalami penurunan hasil menjadi salah satu faktor utama penurunan efisiensi dan produktivitas lahan. Metode monitoring konvensional yang mengandalkan survei lapangan sering kali memerlukan waktu lama, biaya besar, dan sulit diterapkan pada area yang luas.

Perkembangan teknologi Sistem Informasi Geografis (GIS) dan citra udara dari drone maupun satelit menawarkan solusi modern untuk memantau kondisi pohon secara cepat, akurat, dan berkelanjutan.

 

Konsep Monitoring Pohon Tidak Produktif

Monitoring pohon tidak produktif merupakan proses identifikasi, pemetaan, dan analisis pohon yang tidak memberikan hasil optimal atau berpotensi mati. Indikator ketidakproduktifan pohon antara lain:

  • Penurunan tutupan tajuk (canopy).
  • Perubahan warna daun (klorosis atau defoliasi).
  • Pertumbuhan tidak normal.
  • Pohon mati atau terserang penyakit.

Dengan pendekatan berbasis GIS, setiap pohon dapat direpresentasikan secara spasial sehingga kondisi dan lokasinya dapat dianalisis secara detail.

 

Peran Citra Udara dalam Identifikasi Pohon

Citra udara beresolusi tinggi yang dihasilkan oleh drone atau satelit menjadi sumber data utama dalam monitoring pohon. Beberapa jenis data yang umum digunakan meliputi:

  • Citra RGB untuk analisis visual dan identifikasi bentuk tajuk.
  • Citra multispektral untuk mendeteksi tingkat kesehatan vegetasi.
  • Indeks vegetasi (NDVI, GNDVI, dll.) untuk menilai tingkat stres tanaman.

Melalui analisis spektral, pohon tidak produktif dapat dibedakan dari pohon sehat berdasarkan nilai indeks vegetasinya.

 

Integrasi GIS dalam Proses Monitoring

GIS berfungsi sebagai platform utama untuk mengolah, menganalisis, dan menyajikan data hasil interpretasi citra udara. Tahapan monitoring pohon tidak produktif berbasis GIS meliputi:

  1. Akuisisi data citra udara menggunakan drone atau satelit.
  2. Pengolahan data menjadi orthomosaic dan layer spasial.
  3. Segmentasi dan klasifikasi tajuk pohon.
  4. Analisis kesehatan pohon berdasarkan parameter vegetasi.
  5. Pemetaan pohon tidak produktif dalam bentuk peta tematik.
  6. Pelaporan dan pengambilan keputusan berbasis data spasial.

Hasil akhir berupa peta digital yang menunjukkan sebaran pohon tidak produktif secara akurat.

 

Manfaat Monitoring Pohon Tidak Produktif

Penerapan monitoring berbasis GIS dan citra udara memberikan berbagai manfaat, antara lain:

  • Efisiensi waktu dan biaya survei lapangan.
  • Deteksi dini pohon bermasalah sebelum kerusakan meluas.
  • Mendukung perencanaan peremajaan atau penanaman ulang.
  • Optimalisasi penggunaan pupuk dan pestisida.
  • Meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan.

 

Implementasi pada Sektor Perkebunan

Teknologi ini banyak diterapkan pada perkebunan kelapa sawit, karet, teh, dan tanaman kehutanan. Dengan pemetaan pohon tidak produktif secara periodik, pengelola kebun dapat mengambil keputusan berbasis data untuk meningkatkan hasil produksi dan efisiensi operasional.

 

Penutup

Monitoring pohon tidak produktif berbasis GIS dan citra udara merupakan pendekatan inovatif yang mendukung transformasi digital di sektor pertanian dan perkebunan. Integrasi data spasial, citra udara, dan analisis GIS memungkinkan pengelolaan lahan yang lebih presisi, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan produktivitas jangka panjang.

Tingkatkan Respons Bencana Alam dengan NIVO V3 Pro: Drone Canggih untuk Pemantauan Efektif dan Cepat

Bencana alam datang dengan cepat dan sering kali tanpa peringatan. Kecepatan dan akurasi dalam merespons sangat penting untuk mengurangi dampak dan menyelamatkan nyawa. Di sinilah NIVO V3 Pro, drone industri dengan teknologi Vertical Take-Off and Landing (VTOL), hadir sebagai solusi canggih untuk memantau dan menangani bencana alam dengan lebih cepat dan lebih efektif.

1. Deteksi Kebakaran Hutan Secara Dini

Kebakaran hutan adalah bencana alam yang sangat merusak. Dengan kamera termal, NIVO V3 Pro bisa mendeteksi titik panas bahkan sebelum kebakaran meluas. Drone ini memungkinkan kita untuk mengidentifikasi api lebih cepat, sehingga tindakan pemadaman bisa segera dilakukan di titik yang tepat. Dengan kemampuan terbang otonom, NIVO V3 Pro bisa menjangkau area sulit diakses dengan lebih efisien.

2. Pemetaan Daerah Banjir dengan Akurasi Tinggi

Banjir datang tak terduga dan sering kali membawa kerusakan besar. Dengan LiDAR dan sistem GNSS PPK, drone ini bisa memetakan daerah tergenang dengan sangat akurat, bahkan dalam kondisi banjir parah. Data ini sangat berharga untuk memahami seberapa luas area yang terdampak dan membantu merencanakan strategi penanggulangan yang lebih tepat.

3. Pencatatan Kerusakan Infrastruktur

Setelah bencana seperti gempa bumi atau tsunami, penting untuk mengetahui seberapa parah kerusakan pada infrastruktur seperti jembatan, gedung, dan jalan. NIVO V3 Pro dilengkapi dengan kamera RGB dan LiDAR untuk memberikan gambar yang jelas dan rinci mengenai kondisi bangunan. Informasi ini memudahkan tim penyelamat dan pihak berwenang dalam merencanakan perbaikan dengan cepat.

4. Pemantauan Polusi dan Kualitas Lingkungan

Selain bencana alam, polusi juga bisa menjadi ancaman besar bagi lingkungan dan kesehatan. Dengan sensor multispectral, NIVO V3 Pro dapat membantu memantau polusi udara atau emisi gas berbahaya, terutama setelah kebakaran atau kecelakaan industri. Drone ini bisa mendeteksi area yang membutuhkan perhatian lebih, memberikan informasi yang sangat berguna untuk pengambilan keputusan lebih cepat.

5. Membantu Pencarian Korban dalam Situasi Darurat

Dalam keadaan darurat, kamera termal pada NIVO V3 Pro memungkinkan pencarian korban yang terjebak dalam reruntuhan atau area yang sulit dijangkau. Ketika akses terbatas, drone ini bisa langsung terbang ke lokasi dan mendeteksi panas tubuh korban, memberikan informasi berharga bagi tim penyelamat untuk segera menemukan dan membantu mereka.

6. Data Real-Time untuk Pengambilan Keputusan Cepat

NIVO V3 Pro dapat mengirimkan data real-time langsung ke pusat komando bencana, memungkinkan petugas untuk membuat keputusan yang lebih cepat dan lebih tepat. Dengan informasi yang tersedia segera, tim penyelamat bisa lebih efisien dalam merespons dan mengatasi situasi darurat.

7. Pemetaan dan Analisis Daerah Rawan Bencana

Dengan kemampuan untuk terbang secara otonom, drone ini dapat digunakan untuk memetakan wilayah rawan bencana, seperti daerah yang berpotensi terkena banjir, longsor, atau kebakaran. NIVO V3 Pro membantu pihak berwenang merencanakan jalur evakuasi dan strategi mitigasi bencana dengan lebih baik, mengurangi risiko dan dampak bagi masyarakat.

Kenapa Memilih NIVO V3 Pro?

  • Akurasi Tinggi: Dengan teknologi RTK/PPK GNSS dan LiDAR, drone ini memberikan data dengan presisi tinggi, sangat penting untuk pemetaan dan analisis pasca-bencana.

  • Mudah Digunakan: Dengan sistem kontrol yang ramah pengguna, NIVO V3 Pro mudah dioperasikan oleh siapa saja, bahkan bagi yang belum berpengalaman.

  • Desain Tahan Banting: Dibuat dari bahan ringan namun kuat, drone ini mampu bertahan dalam berbagai kondisi cuaca ekstrem dan medan yang berat.

  • Waktu Terbang Lama: Dengan daya tahan baterai hingga 60 menit, NIVO V3 Pro mampu menjangkau area yang lebih luas dalam satu kali penerbangan.

Dengan NIVO V3 Pro, Anda mendapatkan lebih dari sekadar drone. Anda mendapatkan solusi untuk mengurangi dampak bencana alam, mempercepat proses penyelamatan, dan memberikan data yang lebih akurat untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. Pemantauan bencana yang lebih cepat, lebih akurat, dan lebih efisien kini ada di tangan Anda.

Siap untuk meningkatkan respons bencana Anda dengan teknologi canggih? Hubungi kami untuk demo atau informasi lebih lanjut tentang NIVO V3 Pro!

Choosing the Right Drone for Your Surveying Needs: Quadrone Pro vs. NiVO Drone

In the world of professional aerial surveying, drones are essential tools that help surveyors, engineers, and geospatial experts collect high-precision data efficiently. However, with numerous options available, selecting the right drone for the job is critical. Today, we compare two top-tier drones from TechnoGIS Indonesia: the Quadrone Pro and the NiVO Drone. Both of these drones offer unique features and benefits tailored to specific needs. Here’s a breakdown of their strengths to help you make the right choice for your projects.

Quadrone Pro: High-Precision and Versatility for Smaller Areas

The Quadrone Pro is an industrial-grade UAV multirotor designed to deliver high-precision surveying and mapping solutions, particularly for smaller areas. It’s ideal for tasks that require agility, versatility, and quick deployment. Here are some of the drone’s key advantages:

  • Key Features:

    • Endurance: 45 minutes of flight time.

    • Payload: 1,000g, making it capable of carrying multiple sensors, including RGB, LiDAR, and multispectral cameras.

    • Autonomous Flight Modes: Pre-programmed flight paths and autonomous navigation for seamless data collection with minimal manual intervention.

  • Advantages:

    • The Quadrone Pro excels in high-precision applications like topographic mapping, land surveying, and environmental monitoring. Its superior payload capacity and sensor compatibility (including LiDAR for high-density data capture) make it a great fit for urban planning and infrastructure monitoring.

    • Quick Deployment: The Quadrone Pro is easy to operate and designed for smaller, more confined areas where rapid deployment is needed.

  • Limitations:

    • It has a lower flight time compared to the NiVO Drone, and its range may not be suitable for large-scale area surveys.

NiVO Drone: Efficiency and Coverage for Large-Scale Projects

The NiVO Drone, on the other hand, is designed for large-scale surveys and aerial mapping, with features tailored to extensive geographical areas. As a VTOL (Vertical Takeoff and Landing) drone, it offers excellent versatility in flight performance, making it ideal for various industries, from agriculture to infrastructure.

  • Key Features:

    • Wingspan: 2,100mm, providing stability and range for large-scale mapping.

    • Endurance: 120 minutes of flight time, allowing it to cover vast areas without interruption.

    • Payload: 1,000g with multiple compatible sensors, including high-resolution RGB cameras, LiDAR, and multispectral NDVI cameras.

  • Advantages:

    • Greater Coverage: Thanks to its long endurance and wingspan, the NiVO Drone can cover large areas, making it perfect for projects like terrain mapping, power line patrol, and smart city construction.

    • Flexible Flight: Its VTOL capabilities make it ideal for a variety of environments, with quick deployment and the ability to take off and land in tight spaces.

  • Limitations:

    • Its smaller payload capacity compared to other drones may limit its application in specific cases requiring heavier equipment.

    • While versatile, its takeoff and landing need open areas, limiting operational flexibility in highly congested zones.

Applications: Finding the Right Tool for the Job

  • NiVO Drone:
    The NiVO Drone is perfect for:

    • Terrain Mapping: Its long endurance allows it to cover large, remote areas in a single flight.

    • Power Line Patrol: With the ability to fly long distances and survey vast areas, it’s ideal for maintaining infrastructure.

    • Smart City Construction & Cultural Heritage Mapping: Its precision and VTOL capabilities make it a great choice for projects that require access to both open and restricted spaces.

  • Quadrone Pro:
    The Quadrone Pro shines in:

    • Smaller Area Surveys: It’s ideal for projects in confined spaces, where quick data collection and easy deployment are essential.

    • Urban and Infrastructure Monitoring: The Quadrone Pro’s sensors (including LiDAR and multispectral) make it perfect for detailed environmental assessments and building inspections.

    • Agriculture & Forestry: Its compatibility with various payloads allows for precision agriculture and forest management.

Conclusion: Which One Should You Choose?

Both the Quadrone Pro and NiVO Drone have their respective strengths. If you need to survey large-scale areas and require high endurance, the NiVO Drone with its VTOL capabilities and extended flight time is the right choice. However, for smaller, more confined areas that demand precision and quick deployment, the Quadrone Pro offers an excellent solution, especially with its advanced autonomous flight modes and superior sensor capabilities.

In conclusion:

  • Choose the NiVO Drone for high-precision aerial surveys in diverse environments with high payloads and large-area coverage.

  • Choose the Quadrone Pro for quick, efficient surveying in smaller, more confined areas that require agility and versatility.

Unlock Faster, More Accurate Surveying with NiVO V1 FlyWing

NiVO V1 FlyWing is a professional fixed-wing drone built to help surveying and mapping companies work faster, cover larger areas, and deliver accurate results with lower operational cost.

With the ability to map up to 100 hectares in a single flight and an endurance of around 30 minutes, NiVO V1 significantly reduces field time and manpower. Fewer flights mean higher productivity and faster project completion.

Equipped with a 20 MP camera and advanced GNSS PPK/RTK dual-frequency technology, NiVO V1 delivers survey-grade data with accuracy up to 10 cm horizontally and 15 cm vertically, meeting professional and project-based requirements.

The drone supports fully autonomous missions through Mission Planner or QGroundControl, allowing consistent data capture with minimal pilot workload. This makes NiVO V1 easy to operate and reliable, even for teams with limited drone experience.

Its lightweight carbon composite airframe ensures stable flight performance while remaining durable for continuous field operations. The fixed-wing design is optimized for wide-area mapping, making it more efficient than conventional multirotor drones.

Backed by TKDN certification above 25%, NiVO V1 is a smart investment for local projects in Indonesia. It is an ideal solution for surveying consultants, plantations, infrastructure projects, and environmental monitoring that demand accuracy, efficiency, and long-term value.

Tree Counting: Teknologi Cerdas untuk Menghitung Pohon Secara Akurat dan Efisien

Dalam sektor agrikultur, perkebunan, dan kehutanan, data jumlah pohon merupakan informasi yang sangat krusial. Jumlah pohon berpengaruh langsung terhadap perencanaan produksi, estimasi hasil panen, pemupukan, pengendalian penyakit, hingga penilaian aset lahan. Metode konvensional berupa perhitungan manual di lapangan sering kali memakan waktu lama, mahal, dan rawan kesalahan.

Sebagai solusi modern, Tree Counting hadir dengan memanfaatkan teknologi geospasial seperti drone, citra satelit, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk menghitung jumlah pohon secara cepat, tepat, akurat, dan efisien.

 

Apa Itu Tree Counting?

Tree Counting adalah proses mengidentifikasi dan menghitung jumlah pohon secara otomatis menggunakan data citra udara (Drone) atau citra satelit dan diolah dengan algoritma pengolahan citra dan machine learning.

Teknologi ini banyak diterapkan pada:

  • Perkebunan kelapa sawit
  • Kebun karet
  • Hutan tanaman industri (HTI)
  • Kehutanan dan konservasi

Tree Counting tidak hanya menghasilkan jumlah pohon, tetapi juga dapat memberikan informasi tambahan seperti sebaran pohon, jarak tanam, tingkat kerapatan, hingga kondisi kanopi.

 

Sumber Data dalam Tree Counting

Tree Counting memanfaatkan beberapa jenis data utama, antara lain:

  1. Drone (UAV – Unmanned Aerial Vehicle)

Drone dilengkapi kamera resolusi tinggi yang mampu menghasilkan foto udara detail. Data ini sangat efektif untuk area perkebunan skala kecil hingga menengah.

  1. Citra Satelit Resolusi Tinggi

Digunakan untuk area yang sangat luas. Citra satelit modern mampu mendeteksi tajuk pohon dengan akurasi tinggi, meskipun detailnya masih di bawah drone.

  1. Orthomosaic / Orthophoto

Merupakan hasil penggabungan foto udara yang telah dikoreksi secara geometrik sehingga memiliki skala dan koordinat yang akurat.

  1. LiDAR (Light Detection and Ranging)

Teknologi laser yang mampu menangkap struktur vertikal pohon, sangat baik untuk area dengan vegetasi rapat atau hutan alami.

Tahapan Prose Tree Counting

Secara umum, proses Tree Counting dilakukan melalui beberapa tahapan berikut:

  1. Akuisisi Data

Pengambilan data menggunakan drone atau citra satelit sesuai luas dan kondisi lahan.

  1. Pra-Pengolahan Data

Meliputi:

  • Pembuatan orthophoto
  • Koreksi geometrik dan radiometrik
  • Penyesuaian resolusi data
  1. Pengolahan Citra

Tahap ini mencakup:

  • Klasifikasi kanopi pohon
  • Segmentasi tajuk pohon (tree crown segmentation)
  • Pemisahan pohon dari semak, tanah, atau objek lain
  1. Deteksi dan Perhitungan Pohon

Deteksi dan perhitungan pohon secara manual dilakukan dengan mengidentifikasi satu per satu tajuk atau batang pohon secara visual pada citra udara atau peta orthophoto. Algoritma AI mendeteksi titik pusat tajuk pohon dan menghitung jumlah total pohon secara otomatis.

  1. Validasi dan Analisis

Hasil perhitungan divalidasi dengan data lapangan (ground truth) untuk memastikan tingkat akurasi.

  1. Output dan Pelaporan

Hasil akhir disajikan dalam bentuk:

  • Peta sebaran pohon
  • Jumlah total pohon
  • Data spasial (GIS)
  • Laporan teknis dan dashboard visual

 

Manfaat Tree Counting

Penerapan Tree Counting memberikan banyak keuntungan, antara lain:

  1. Akurasi Tinggi; Mengurangi kesalahan akibat perhitungan manual.
  2. Efisiensi Waktu dan Biaya; Penghitungan ribuan hingga jutaan pohon dapat dilakukan dalam waktu singkat.
  3. Mendukung Pengambilan Keputusan; Data pohon membantu dalam perencanaan pemupukan, replanting, dan estimasi hasil panen.
  4. Monitoring dan Evaluasi Lahan; Mudah mendeteksi pohon mati, kosong tanam, atau pertumbuhan tidak normal.
  5. Skalabilitas Tinggi; Dapat diterapkan dari lahan kecil hingga ribuan hektar.

 

Penerapan Tree Counting di Berbagai Sektor

Tree Counting telah banyak digunakan dalam berbagai bidang, seperti:

  • Perkebunan kelapa sawit: monitoring populasi tanaman dan evaluasi jarak tanam.
  • Kehutanan: inventarisasi hutan dan perencanaan konservasi.
  • Agribisnis: estimasi produksi berbasis jumlah tanaman.
  • Carbon stock assessment: pendugaan stok karbon berbasis jumlah pohon.

 

Tantangan dalam Tree Counting

Meski sangat bermanfaat, Tree Counting juga memiliki tantangan, antara lain:

  • Kanopi saling tumpang tindih.
  • Perbedaan ukuran tajuk antar umur tanaman.
  • Kondisi pencahayaan dan bayangan.
  • Kebutuhan data resolusi tinggi.

Namun, dengan perkembangan AI dan sensor modern, tantangan ini terus diminimalkan.

 

Kesimpulan

Tree Counting merupakan solusi inovatif berbasis teknologi geospasial dan kecerdasan buatan yang mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan lahan. Dengan data yang akurat dan cepat, perusahaan perkebunan, kehutanan, dan institusi terkait dapat mengambil keputusan yang lebih tepat, berbasis data, dan berkelanjutan. Di era pertanian presisi (precision agriculture), Tree Counting bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis untuk pengelolaan sumber daya alam yang optimal.

Discover What the NiVO VTOL V5 Pro Can Do for Your Projects

The NiVO VTOL V5 Pro is a powerful, advanced drone designed to elevate the way you collect and analyze data. With its high-precision capabilities, this drone is ideal for a wide range of industries, from urban development and infrastructure inspection to environmental studies and power line patrols. Equipped with GNSS PPK/RTK systems, it ensures highly accurate data collection even in the most challenging environments. Whether you’re conducting surveys in forestry, mining, or cultural heritage mapping, the NiVO VTOL V5 Pro guarantees reliable, precise results that streamline your workflow.

Efficient Terrain Mapping for Multiple Sectors

One of the standout features of the NiVO VTOL V5 Pro is its advanced LiDAR and camera systems, which enable accurate terrain mapping. This is particularly valuable for industries like forestry, agriculture, and environmental studies. The drone can cover large areas of up to 1000 hectares per flight, significantly reducing time and human resources required for traditional mapping methods. Whether you’re monitoring forest health, conducting land surveys, or collecting environmental data, the NiVO VTOL V5 Pro offers fast, precise, and detailed insights.

Enhancing Power Line Patrols with Precision

For utilities and infrastructure maintenance, the NiVO VTOL V5 Pro excels in power line patrols. With its high-resolution sensors and extended flight time, this drone can inspect power lines, identify faults, and perform maintenance surveys with minimal human intervention. The ability to capture detailed data over vast distances makes it a valuable tool for ensuring the safety and reliability of your infrastructure while reducing operational costs.

Revolutionizing Cultural Heritage Mapping

The NiVO VTOL V5 Pro is also a game-changer in preserving and documenting cultural heritage. By capturing detailed 3D models of historical sites, monuments, and archaeological locations, the drone provides invaluable support for historians and conservationists. This capability enables the mapping and analysis of cultural heritage sites with an unprecedented level of detail, ensuring that important landmarks are preserved for future generations.

Supporting Smart City Construction and Urban Planning

Urban planners and developers can greatly benefit from the NiVO VTOL V5 Pro’s ability to map smart city infrastructures, including roads, buildings, and public spaces. With its precision and efficiency, this drone supports informed decision-making in urban development, allowing for the creation of smarter and more sustainable cities. The NiVO VTOL V5 Pro ensures that every detail is captured, helping urban planners to optimize designs and enhance city functionalities.

Optimizing Mining Operations

In the mining industry, the NiVO VTOL V5 Pro offers significant advantages in mine surveying. Its LiDAR and multispectral camera systems can quickly and accurately map large mining sites, providing detailed 3D models and point clouds for site analysis and resource management. This enables mining operators to make more informed decisions, improve operational efficiency, and reduce the risks associated with resource extraction.

Unleashing Potential Across Various Applications

The NiVO VTOL V5 Pro is designed to meet the needs of professionals across various fields, from terrain mapping and power line inspection to cultural heritage preservation and mining operations. Its autonomous flight modes, long endurance, and lightweight design ensure that it is not only easy to deploy but also capable of handling large-scale, complex data collection tasks. This drone is revolutionizing how industries operate, offering a reliable, cost-effective, and efficient solution for data collection and analysis.

For more information on how the NiVO VTOL V5 Pro can transform your projects, visit www.technogis.co.id or contact us at [email protected]. Experience the future of precision data collection today.