Menjelajahi Cara Kerja Drone NIVO VTOL dalam Pemetaan dan Survei

Dalam dunia pemetaan dan survei, teknologi drone semakin populer karena kemampuannya yang efisien dan akurat. Salah satu inovasi terbaru adalah drone NIVO VTOL (Vertical Take-Off and Landing), yang dirancang untuk mempermudah pengambilan data geospasial dengan cara yang lebih canggih. Artikel ini akan membahas bagaimana drone NIVO bekerja dalam lima langkah sederhana, serta bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan kualitas pemetaan dan survei di berbagai sektor.

1. Persiapan Terbang: Menyusun Peta Penerbangan dengan Aplikasi Pemetaan

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menerbangkan drone NIVO adalah menyusun peta penerbangan menggunakan aplikasi pemetaan canggih. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk merencanakan jalur penerbangan drone secara detail, menentukan titik pengambilan gambar atau sensor, serta mengatur ketinggian dan kecepatan penerbangan. Dengan persiapan yang matang, drone dapat terbang dengan optimal, meminimalisir kesalahan pengambilan data.

2. Penerbangan Otomatis: Drone Terbang Sesuai Jalur yang Ditetapkan

Setelah peta penerbangan siap, drone NIVO VTOL akan terbang secara otomatis mengikuti jalur yang telah ditentukan. Teknologi VTOL memungkinkan drone ini untuk lepas landas dan mendarat secara vertikal, menjadikannya lebih fleksibel dalam berbagai kondisi medan. Proses penerbangan otomatis ini memastikan bahwa setiap titik pengambilan data tercapai dengan tepat waktu dan tanpa intervensi manual.

3. Pengambilan Data: Kamera dan Sensor Mengumpulkan Data Geospasial

Saat terbang, drone NIVO dilengkapi dengan kamera dan sensor canggih yang berfungsi untuk mengumpulkan data geospasial yang sangat akurat. Kamera beresolusi tinggi akan mengambil gambar udara, sementara sensor seperti LiDAR (Light Detection and Ranging) atau multispectral sensors digunakan untuk mendapatkan informasi terkait topografi dan kualitas tanah. Data yang terkumpul selama penerbangan ini memiliki tingkat ketelitian yang tinggi, sangat membantu dalam analisis lebih lanjut.

4. Proses Pengolahan: Data yang Terkumpul Diproses Secara Otomatis

Setelah pengambilan data selesai, drone NIVO akan mengirimkan data yang terkumpul ke sistem pengolahan yang terintegrasi. Proses ini dilakukan secara otomatis, memungkinkan data yang besar dan kompleks untuk diproses dalam waktu singkat. Teknologi pemrograman dan algoritma yang canggih akan mengubah data mentah menjadi informasi yang dapat dianalisis lebih lanjut, seperti peta 3D, model permukaan tanah, atau analisis vegetasi.

5. Hasil Akurat: Hasil Pemetaan Siap Digunakan dalam Laporan atau Analisis

Setelah data diproses, hasil pemetaan siap digunakan untuk berbagai tujuan. Hasil yang akurat ini bisa digunakan dalam berbagai sektor, seperti perencanaan kota, pertanian presisi, atau pengecekan kondisi infrastruktur. Data yang diperoleh dari drone NIVO VTOL memberikan informasi yang lebih mendetail dan dapat diandalkan dibandingkan dengan metode survei konvensional.

Keunggulan Drone NIVO VTOL dalam Pemetaan dan Survei

Drone NIVO VTOL memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan drone konvensional:

  • Kemampuan Terbang Vertikal: Drone ini dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal, memungkinkan penerbangan di area terbatas atau medan yang sulit dijangkau.

  • Penerbangan Otomatis: Proses penerbangan yang sepenuhnya otomatis mengurangi risiko kesalahan manusia dan memastikan efisiensi dalam pengambilan data.

  • Pengolahan Data Otomatis: Dengan sistem pemrosesan otomatis, data yang terkumpul dapat dianalisis dengan cepat, meningkatkan produktivitas dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan laporan.

  • Hasil yang Akurat: Dengan kamera dan sensor canggih, drone NIVO VTOL menghasilkan data yang sangat akurat dan dapat diandalkan untuk berbagai aplikasi pemetaan dan survei.

Aplikasi Drone NIVO dalam Berbagai Sektor

Drone NIVO VTOL tidak hanya berguna dalam pemetaan lahan, tetapi juga memiliki berbagai aplikasi lainnya, seperti:

  • Pertanian Presisi: Untuk memantau kondisi tanaman dan tanah, serta untuk perencanaan irigasi yang lebih efisien.

  • Perencanaan Kota: Membantu perencanaan pembangunan kota dengan menyediakan data topografi dan pengawasan infrastruktur secara berkala.

  • Manajemen Sumber Daya Alam: Memantau hutan, sungai, dan area konservasi lainnya untuk mengumpulkan data tentang kondisi lingkungan dan potensi kerusakan.

Kesimpulan

Drone NIVO VTOL menawarkan teknologi canggih yang dapat mengubah cara kita melakukan pemetaan dan survei. Dengan penerbangan otomatis, pengambilan data yang akurat, dan pengolahan data yang cepat, drone ini memberikan solusi efisien dan tepat untuk berbagai kebutuhan industri. Melalui inovasi ini, pengumpulan data geospasial menjadi lebih cepat, akurat, dan dapat diandalkan, yang sangat penting untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dan lebih terinformasi.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana drone NIVO VTOL dapat membantu dalam pemetaan atau survei, jangan ragu untuk menghubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Kegiatan Survei Topografi Menggunakan Teknologi LiDAR untuk Mendukung Pemetaan Area Proyek di Tuban, Jawa Timur

TechnoGIS Indonesia telah melaksanakan kegiatan survei topografi menggunakan teknologi LiDAR yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur, untuk PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyediaan data topografi yang akurat dan detail guna mendukung kebutuhan perencanaan dan pengelolaan area proyek.

Tujuan dari proyek ini adalah untuk melakukan survei LiDAR dalam rangka pemetaan area proyek (project area), disposal area, serta access road. Data topografi yang dihasilkan menjadi komponen penting dalam mendukung proses perencanaan teknis, analisis kondisi lapangan, serta pengambilan keputusan yang tepat pada tahap pelaksanaan proyek.

Pemanfaatan teknologi LiDAR memungkinkan akuisisi data spasial dengan tingkat ketelitian tinggi, termasuk pada area dengan kondisi medan yang kompleks. Dengan kemampuan menghasilkan model permukaan tanah secara detail, survei LiDAR menjadi solusi efektif untuk memperoleh gambaran topografi yang komprehensif dan presisi dalam waktu yang relatif efisien.

Selama pelaksanaan kegiatan, tim TechnoGIS Indonesia memastikan seluruh proses survei dan pengolahan data dilakukan sesuai dengan standar teknis dan kualitas yang berlaku. Data hasil survei diharapkan dapat memberikan dukungan optimal bagi PT Adhi Karya (Persero) Tbk dalam perencanaan dan pengembangan area proyek di Tuban, Jawa Timur.

Selain layanan survei topografi menggunakan LiDAR, TechnoGIS Indonesia juga menyediakan berbagai layanan pemetaan geospasial lainnya, seperti pemetaan UAV/foto udara, pembuatan ortofoto, kontur/topografi, serta analisis spasial untuk berbagai kebutuhan sektor infrastruktur dan industri.

Kegiatan Pembuatan Peta Menggunakan Pesawat Udara Nirawak (PUNA) untuk Mendukung Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Desa Congko, Kabupaten Soppeng

TechnoGIS Indonesia telah melaksanakan kegiatan pengadaan jasa pembuatan peta menggunakan Pesawat Udara Nirawak (PUNA) yang berlokasi di Desa Congko, Kecamatan Mario Riwawo, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Soppeng dalam rangka mendukung program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Desa Lengkap Luar Jawa.

Proyek ini bertujuan untuk menghasilkan data spasial yang akurat dan terkini sebagai dasar pendukung kegiatan pendaftaran tanah secara menyeluruh di wilayah Desa Congko. Melalui pemanfaatan teknologi drone UAV (PUNA), proses pemetaan dapat dilakukan secara lebih efisien, cepat, dan presisi, terutama dalam menjangkau area pemetaan yang luas dan memiliki karakteristik wilayah beragam.

Pelaksanaan pemetaan dilakukan dengan metode pengambilan foto udara menggunakan drone UAV, yang kemudian diolah menjadi produk peta yang sesuai dengan kebutuhan PTSL. Data yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung Kantor Pertanahan Kabupaten Soppeng dalam proses inventarisasi, identifikasi, serta validasi bidang tanah secara sistematis dan terintegrasi.

Selama pelaksanaan kegiatan, tim TechnoGIS Indonesia berkomitmen untuk menjaga kualitas data dan ketepatan hasil pemetaan sesuai dengan standar teknis yang berlaku. Proyek ini menjadi bagian dari kontribusi TechnoGIS Indonesia dalam mendukung program strategis nasional di bidang pertanahan, khususnya dalam percepatan pendaftaran tanah dan penyediaan data geospasial yang andal.

Selain layanan pemetaan menggunakan Pesawat Udara Nirawak (PUNA), TechnoGIS Indonesia juga menyediakan berbagai jasa pemetaan geospasial lainnya, termasuk pemetaan foto udara, pembuatan ortofoto, kontur/topografi, serta analisis foto udara untuk berbagai kebutuhan tematik.

Mengoptimalkan Pemetaan dan Pemantauan dengan Quadrone Pro: Solusi Canggih untuk Berbagai Industri

Quadrone Pro adalah solusi canggih untuk pemetaan udara yang dirancang khusus bagi para profesional di bidang survei, teknik, dan geospasial. Dengan teknologi penerbangan yang mutakhir, drone ini tidak hanya mengutamakan ketepatan dan efisiensi, tetapi juga kemudahan penggunaan yang membuatnya ideal untuk berbagai industri. Dalam artikel ini, kami akan membahas manfaat, aplikasi, serta bagaimana Quadrone Pro dapat mengoptimalkan pekerjaan di berbagai sektor.

Manfaat Quadrone Pro dalam Berbagai Industri

  1. Survei Tanah dan Pertanian
    Dalam dunia survei tanah, akurasi sangat penting untuk menghasilkan peta topografi yang tepat. Quadrone Pro memberikan solusi dengan kamera resolusi tinggi dan sensor canggih yang mampu menghasilkan data dengan detail yang sangat tinggi. Bagi sektor pertanian, drone ini juga membantu memantau kondisi tanaman secara real-time, memberikan data yang mendalam mengenai kesehatan tanah dan tanaman.

  2. Konstruksi dan Pemantauan Infrastruktur
    Di bidang konstruksi, pemantauan kemajuan proyek seringkali memerlukan pengumpulan data secara berkala dari area yang luas. Quadrone Pro dapat memotret dan memetakan area proyek secara efisien, mempercepat proses pengambilan keputusan dan mengurangi risiko kesalahan manusia. Dengan fitur terbang otomatis, drone ini juga memungkinkan pengambilan data yang lebih cepat tanpa perlu kehadiran operator secara langsung.

  3. Pemantauan Lingkungan
    Dengan kapasitasnya untuk menangkap data secara akurat dalam waktu yang lama, Quadrone Pro sangat berguna dalam studi lingkungan. Mulai dari memantau perubahan ekosistem hingga pemetaan kawasan hutan, drone ini memberikan kemampuan untuk mengumpulkan informasi dengan cara yang jauh lebih efisien dibandingkan metode tradisional.

  4. Pemantauan Infrastruktur Perkotaan
    Infrastruktur perkotaan yang luas, seperti jalan raya, jembatan, dan bangunan, membutuhkan pemantauan yang terus-menerus untuk memastikan keamanannya. Quadrone Pro dapat membantu memetakan dan mengidentifikasi potensi kerusakan pada struktur perkotaan, memberikan informasi yang lebih mendalam untuk pemeliharaan dan perbaikan.

Keunggulan Operasional

Salah satu fitur utama dari Quadrone Pro adalah kemampuannya untuk terbang dalam mode otonom, yang memungkinkan drone untuk melakukan survei yang kompleks dengan sedikit intervensi manual. Fitur ini mengurangi ketergantungan pada operator, mempercepat pengumpulan data, dan memungkinkan pemantauan area yang sulit dijangkau.

Drone ini juga dirancang dengan material yang tahan lama dan ringan, menjadikannya mudah digunakan dalam berbagai kondisi cuaca. Pengguna yang mungkin tidak berpengalaman dalam pengoperasian drone dapat dengan mudah mengontrol dan mengoperasikannya berkat sistem kontrol yang ramah pengguna dan integrasi aplikasi mobile.

Dampak terhadap Produktivitas

Dengan meningkatkan efisiensi pengumpulan data dan pengurangan kesalahan manusia, Quadrone Pro dapat menghemat waktu dan biaya operasional. Misalnya, dalam proyek konstruksi, pengumpulan data yang lebih cepat dapat mempercepat proses perencanaan dan pelaksanaan. Di sektor pertanian, data yang lebih akurat dapat membantu petani membuat keputusan berbasis data yang lebih tepat dalam manajemen lahan dan pemupukan.

Selain itu, dengan adanya teknologi GNSS PPK dan RTK yang terintegrasi, Quadrone Pro menawarkan tingkat akurasi yang sangat tinggi, bahkan untuk pemetaan yang membutuhkan ketelitian pada tingkat sentimeter. Ini memberikan manfaat luar biasa dalam pekerjaan yang mengutamakan detail tinggi, seperti pemetaan topografi atau pemantauan infrastruktur.

Kesimpulan

Quadrone Pro tidak hanya sekadar alat pemetaan udara; ia adalah investasi yang dapat meningkatkan efisiensi operasional di berbagai sektor industri. Dengan teknologi canggih dan kemampuan untuk mengumpulkan data secara presisi, drone ini memungkinkan perusahaan untuk melakukan survei dan pemantauan dengan cara yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih efisien. Penggunaannya yang fleksibel di berbagai bidang, dari pertanian hingga infrastruktur perkotaan, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang membutuhkan solusi pemetaan udara profesional yang dapat diandalkan.

Tingkatkan Respons Bencana Alam dengan NIVO V3 Pro: Drone Canggih untuk Pemantauan Efektif dan Cepat

Bencana alam datang dengan cepat dan sering kali tanpa peringatan. Kecepatan dan akurasi dalam merespons sangat penting untuk mengurangi dampak dan menyelamatkan nyawa. Di sinilah NIVO V3 Pro, drone industri dengan teknologi Vertical Take-Off and Landing (VTOL), hadir sebagai solusi canggih untuk memantau dan menangani bencana alam dengan lebih cepat dan lebih efektif.

1. Deteksi Kebakaran Hutan Secara Dini

Kebakaran hutan adalah bencana alam yang sangat merusak. Dengan kamera termal, NIVO V3 Pro bisa mendeteksi titik panas bahkan sebelum kebakaran meluas. Drone ini memungkinkan kita untuk mengidentifikasi api lebih cepat, sehingga tindakan pemadaman bisa segera dilakukan di titik yang tepat. Dengan kemampuan terbang otonom, NIVO V3 Pro bisa menjangkau area sulit diakses dengan lebih efisien.

2. Pemetaan Daerah Banjir dengan Akurasi Tinggi

Banjir datang tak terduga dan sering kali membawa kerusakan besar. Dengan LiDAR dan sistem GNSS PPK, drone ini bisa memetakan daerah tergenang dengan sangat akurat, bahkan dalam kondisi banjir parah. Data ini sangat berharga untuk memahami seberapa luas area yang terdampak dan membantu merencanakan strategi penanggulangan yang lebih tepat.

3. Pencatatan Kerusakan Infrastruktur

Setelah bencana seperti gempa bumi atau tsunami, penting untuk mengetahui seberapa parah kerusakan pada infrastruktur seperti jembatan, gedung, dan jalan. NIVO V3 Pro dilengkapi dengan kamera RGB dan LiDAR untuk memberikan gambar yang jelas dan rinci mengenai kondisi bangunan. Informasi ini memudahkan tim penyelamat dan pihak berwenang dalam merencanakan perbaikan dengan cepat.

4. Pemantauan Polusi dan Kualitas Lingkungan

Selain bencana alam, polusi juga bisa menjadi ancaman besar bagi lingkungan dan kesehatan. Dengan sensor multispectral, NIVO V3 Pro dapat membantu memantau polusi udara atau emisi gas berbahaya, terutama setelah kebakaran atau kecelakaan industri. Drone ini bisa mendeteksi area yang membutuhkan perhatian lebih, memberikan informasi yang sangat berguna untuk pengambilan keputusan lebih cepat.

5. Membantu Pencarian Korban dalam Situasi Darurat

Dalam keadaan darurat, kamera termal pada NIVO V3 Pro memungkinkan pencarian korban yang terjebak dalam reruntuhan atau area yang sulit dijangkau. Ketika akses terbatas, drone ini bisa langsung terbang ke lokasi dan mendeteksi panas tubuh korban, memberikan informasi berharga bagi tim penyelamat untuk segera menemukan dan membantu mereka.

6. Data Real-Time untuk Pengambilan Keputusan Cepat

NIVO V3 Pro dapat mengirimkan data real-time langsung ke pusat komando bencana, memungkinkan petugas untuk membuat keputusan yang lebih cepat dan lebih tepat. Dengan informasi yang tersedia segera, tim penyelamat bisa lebih efisien dalam merespons dan mengatasi situasi darurat.

7. Pemetaan dan Analisis Daerah Rawan Bencana

Dengan kemampuan untuk terbang secara otonom, drone ini dapat digunakan untuk memetakan wilayah rawan bencana, seperti daerah yang berpotensi terkena banjir, longsor, atau kebakaran. NIVO V3 Pro membantu pihak berwenang merencanakan jalur evakuasi dan strategi mitigasi bencana dengan lebih baik, mengurangi risiko dan dampak bagi masyarakat.

Kenapa Memilih NIVO V3 Pro?

  • Akurasi Tinggi: Dengan teknologi RTK/PPK GNSS dan LiDAR, drone ini memberikan data dengan presisi tinggi, sangat penting untuk pemetaan dan analisis pasca-bencana.

  • Mudah Digunakan: Dengan sistem kontrol yang ramah pengguna, NIVO V3 Pro mudah dioperasikan oleh siapa saja, bahkan bagi yang belum berpengalaman.

  • Desain Tahan Banting: Dibuat dari bahan ringan namun kuat, drone ini mampu bertahan dalam berbagai kondisi cuaca ekstrem dan medan yang berat.

  • Waktu Terbang Lama: Dengan daya tahan baterai hingga 60 menit, NIVO V3 Pro mampu menjangkau area yang lebih luas dalam satu kali penerbangan.

Dengan NIVO V3 Pro, Anda mendapatkan lebih dari sekadar drone. Anda mendapatkan solusi untuk mengurangi dampak bencana alam, mempercepat proses penyelamatan, dan memberikan data yang lebih akurat untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. Pemantauan bencana yang lebih cepat, lebih akurat, dan lebih efisien kini ada di tangan Anda.

Siap untuk meningkatkan respons bencana Anda dengan teknologi canggih? Hubungi kami untuk demo atau informasi lebih lanjut tentang NIVO V3 Pro!

Choosing the Right Drone for Your Surveying Needs: Quadrone Pro vs. NiVO Drone

In the world of professional aerial surveying, drones are essential tools that help surveyors, engineers, and geospatial experts collect high-precision data efficiently. However, with numerous options available, selecting the right drone for the job is critical. Today, we compare two top-tier drones from TechnoGIS Indonesia: the Quadrone Pro and the NiVO Drone. Both of these drones offer unique features and benefits tailored to specific needs. Here’s a breakdown of their strengths to help you make the right choice for your projects.

Quadrone Pro: High-Precision and Versatility for Smaller Areas

The Quadrone Pro is an industrial-grade UAV multirotor designed to deliver high-precision surveying and mapping solutions, particularly for smaller areas. It’s ideal for tasks that require agility, versatility, and quick deployment. Here are some of the drone’s key advantages:

  • Key Features:

    • Endurance: 45 minutes of flight time.

    • Payload: 1,000g, making it capable of carrying multiple sensors, including RGB, LiDAR, and multispectral cameras.

    • Autonomous Flight Modes: Pre-programmed flight paths and autonomous navigation for seamless data collection with minimal manual intervention.

  • Advantages:

    • The Quadrone Pro excels in high-precision applications like topographic mapping, land surveying, and environmental monitoring. Its superior payload capacity and sensor compatibility (including LiDAR for high-density data capture) make it a great fit for urban planning and infrastructure monitoring.

    • Quick Deployment: The Quadrone Pro is easy to operate and designed for smaller, more confined areas where rapid deployment is needed.

  • Limitations:

    • It has a lower flight time compared to the NiVO Drone, and its range may not be suitable for large-scale area surveys.

NiVO Drone: Efficiency and Coverage for Large-Scale Projects

The NiVO Drone, on the other hand, is designed for large-scale surveys and aerial mapping, with features tailored to extensive geographical areas. As a VTOL (Vertical Takeoff and Landing) drone, it offers excellent versatility in flight performance, making it ideal for various industries, from agriculture to infrastructure.

  • Key Features:

    • Wingspan: 2,100mm, providing stability and range for large-scale mapping.

    • Endurance: 120 minutes of flight time, allowing it to cover vast areas without interruption.

    • Payload: 1,000g with multiple compatible sensors, including high-resolution RGB cameras, LiDAR, and multispectral NDVI cameras.

  • Advantages:

    • Greater Coverage: Thanks to its long endurance and wingspan, the NiVO Drone can cover large areas, making it perfect for projects like terrain mapping, power line patrol, and smart city construction.

    • Flexible Flight: Its VTOL capabilities make it ideal for a variety of environments, with quick deployment and the ability to take off and land in tight spaces.

  • Limitations:

    • Its smaller payload capacity compared to other drones may limit its application in specific cases requiring heavier equipment.

    • While versatile, its takeoff and landing need open areas, limiting operational flexibility in highly congested zones.

Applications: Finding the Right Tool for the Job

  • NiVO Drone:
    The NiVO Drone is perfect for:

    • Terrain Mapping: Its long endurance allows it to cover large, remote areas in a single flight.

    • Power Line Patrol: With the ability to fly long distances and survey vast areas, it’s ideal for maintaining infrastructure.

    • Smart City Construction & Cultural Heritage Mapping: Its precision and VTOL capabilities make it a great choice for projects that require access to both open and restricted spaces.

  • Quadrone Pro:
    The Quadrone Pro shines in:

    • Smaller Area Surveys: It’s ideal for projects in confined spaces, where quick data collection and easy deployment are essential.

    • Urban and Infrastructure Monitoring: The Quadrone Pro’s sensors (including LiDAR and multispectral) make it perfect for detailed environmental assessments and building inspections.

    • Agriculture & Forestry: Its compatibility with various payloads allows for precision agriculture and forest management.

Conclusion: Which One Should You Choose?

Both the Quadrone Pro and NiVO Drone have their respective strengths. If you need to survey large-scale areas and require high endurance, the NiVO Drone with its VTOL capabilities and extended flight time is the right choice. However, for smaller, more confined areas that demand precision and quick deployment, the Quadrone Pro offers an excellent solution, especially with its advanced autonomous flight modes and superior sensor capabilities.

In conclusion:

  • Choose the NiVO Drone for high-precision aerial surveys in diverse environments with high payloads and large-area coverage.

  • Choose the Quadrone Pro for quick, efficient surveying in smaller, more confined areas that require agility and versatility.

TechnoGIS at Indonesia-Russia Business Matching for INNOPROM 2026

TechnoGIS Indonesia proudly took part in the Indonesia–Russia Business Matching 2025, held at Hotel Baltschug Kempinski, Moscow, on December 8, 2025.
The event gathered Indonesian companies across multiple sectors to connect with Russian enterprises, explore business opportunities, and strengthen bilateral industrial cooperation ahead of INNOPROM 2026.


TechnoGIS’ participation aligns with Indonesia’s broader initiative to build global partnerships in digital, industrial, and technology sectors. As part of the event’s networking activities, TechnoGIS CEO Mr. Sarono held a productive discussion with Mr. Yuri Manshtein, representative of SiberGeo , a leading Russian company specializing in geophysical instruments and subsurface investigation technologies.

 

The discussion explored:

  1. Integration of subsurface geophysical tools (ERT, EM profilers, GPR) with TechnoGIS’ surface mapping technologies
  2. Opportunities for future pilot projects in Indonesia
  3. Potential cooperation in research, training, and technology development
  4. Market alignment for geospatial and geophysical solutions across both countries

Strengthening Indonesia’s Presence on the Global Stage

TechnoGIS is honored to be one of the companies representing Indonesia during this international event. The Business Matching not only opened new opportunities with SiberGeo but also expanded TechnoGIS’ network among Russian industries and institutions. The insights and connections built during this event will support TechnoGIS’ mission to deliver world-class geospatial solutions and contribute to international collaboration across multiple sectors.

TechnoGIS Indonesia — Advancing Geospatial Technology, Connecting Nations

NiVO V2: The Ultimate Drone for Professional Aerial Surveying

The NiVO V2 VTOL (Vertical Takeoff and Landing) drone is a state-of-the-art solution designed for high-precision aerial surveying and mapping. Engineered for professionals such as surveyors, engineers, and geospatial experts, this drone combines advanced technology with an efficient flight system, making it the ideal tool for a variety of industries, including land surveying, agriculture, and infrastructure monitoring.

One of the standout features of the NiVO V2 is its ability to capture exceptionally accurate data. Equipped with high-resolution cameras, including a 24.3 MP RGB camera, the drone delivers detailed aerial images suitable for topographic mapping and environmental analysis. Additionally, it supports specialized sensors such as Landcam Multispectral and GeoLiDAR ALS, allowing for comprehensive data collection with a ground sampling accuracy of up to 2 cm per pixel. These capabilities make it the perfect choice for precise and reliable survey work across diverse fields.

With an optimized flight system, the NiVO V2 offers impressive endurance, allowing it to fly for up to 60 minutes per mission. This extended flight time enables the drone to cover a wide area, making it efficient for large-scale projects such as agricultural surveys or urban development monitoring. The drone can cover areas ranging from 200 to 500 hectares in a single flight, reducing the need for multiple recharges and increasing operational efficiency.

The NiVO V2 also boasts autonomous flight modes, allowing users to pre-program flight paths and conduct surveys with minimal manual intervention. This feature significantly enhances operational efficiency, especially when performing complex or repetitive tasks. The drone’s automatic navigation capabilities ensure that the mission is carried out accurately, with the system handling the flight without the need for continuous input from the operator.

Despite its advanced technology, the NiVO V2 is designed for ease of use. It features a simple control system that can be operated via a mobile app, making it accessible to both seasoned professionals and newcomers to drone technology. This user-friendly interface ensures that even those with minimal experience can operate the drone effectively, reducing the learning curve and allowing for quick deployment.

Built with high-quality materials like Epo Fiber, the NiVO V2 strikes the perfect balance between lightweight design and durability. It’s capable of withstanding various weather conditions without compromising performance, ensuring reliable operation in challenging environments. Its lightweight yet robust construction ensures the drone remains stable, even in harsh conditions, while its ability to carry payloads of up to 1,200 grams offers versatility in terms of sensor and equipment compatibility.

In summary, the NiVO V2 is a powerful, efficient, and user-friendly drone designed to meet the demanding needs of professionals across various industries. With its high-precision data capture, long flight endurance, autonomous capabilities, and durable construction, the NiVO V2 is the ultimate tool for aerial surveying, mapping, and monitoring, providing exceptional value and performance for any project.

Memperkuat Sinergi Pendidikan dan Industri Geospasial: Penandatanganan MoU antara TechnoGIS dan SaIG UPI

Yogyakarta, 26 November 2025 — TechnoGIS dan SaIG UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) secara resmi menjalin kemitraan baru setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang diselenggarakan di Yogyakarta pada hari Rabu, 26 November 2025. Perjanjian ini menandai langkah penting dalam memperkuat kolaborasi dalam pelatihan geospasial bagi mahasiswa, inovasi digital, dan pengembangan pendidikan.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari kedua belah pihak yang masing-masing menekankan pentingnya menghubungkan keahlian akademis dengan kebutuhan industri. Sesi penandatanganan dilanjutkan dengan pembahasan tentang program-program mendatang, kegiatan bersama, dan tujuan bersama untuk tahun mendatang.
Selama upacara, Bapak Sarono selaku Direktur utama TechnoGIS Indonesia menyoroti nilai kemitraan ini:

“Kemitraan ini memungkinkan kita untuk menggabungkan kekuatan pengalaman industri dengan penelitian akademik. Bersama-sama, kita dapat menciptakan solusi yang tidak hanya inovatif tetapi juga praktis untuk tantangan dunia nyata.”

Sementara itu, Bapak Cecep Darmawan selaku Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia mengekspresikan optimisme tentang bagaimana kerja sama ini akan membuka peluang baru bagi mahasiswa, peneliti, dan komunitas akademik:

“Kami berkomitmen untuk memperluas kolaborasi penelitian yang menguntungkan kedua institusi. Dengan bekerja sama erat dengan industri, hasil akademik yang kita ciptakan dapat menjadi dampak yang lebih luas di dunia nyata.

Area Kerja Sama dan Rencana Masa Depan

Kemitraan yang baru dibentuk ini mencakup beberapa area kerja sama utama. Kedua institusi sepakat untuk bekerja sama dalam penelitian bersama, publikasi ilmiah, pengembangan teknologi, dan inovasi terapan yang relevan dengan bidang masing-masing. Selain itu, MoU ini mencakup rencana untuk workshop, kuliah tamu, program pengembangan kapasitas, dan magang mahasiswa, memungkinkan para pelajar untuk menerapkan konsep akademik secara langsung dalam lingkungan industri.
Selain itu, pembicaraan awal selama acara tersebut menjajaki proyek kolaboratif potensial yang dapat dimulai sesegera mungkin. Ini termasuk inisiatif untuk mendukung pengembangan komunitas, meningkatkan literasi digital, memperkuat kemampuan geospasial, dan memperkuat kapasitas inovasi secara keseluruhan di wilayah tersebut.

Pertukaran Hadiah Simbolis

Setelah penandatanganan, kedua institusi melakukan pertukaran hadiah simbolis, yang mewakili saling menghormati dan komitmen terhadap kemitraan baru yang terbentuk. Bapak Sarono menyerahkan hadiah yang melambangkan nilai-nilai perusahaan—seperti inovasi, pertumbuhan, atau tradisi—sedangkan Bapak Cecep Darmawan memberikan simbol yang mencerminkan identitas dan misi akademik universitas. Pertukaran ini menonjolkan kehangatan kolaborasi dan berfungsi sebagai pengingat visual akan visi bersama yang dibagikan oleh kedua belah pihak.

Langkah Menuju Dampak Jangka Panjang

MoU antara TechnoGIS dan Saig UPI mewakili langkah berarti dalam menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan industri. Dengan kedua institusi berkomitmen untuk bekerja sama erat dalam beberapa tahun ke depan, kemitraan ini diharapkan akan menciptakan manfaat konkret bagi mahasiswa, peneliti, profesional, dan masyarakat luas. Setelah penandatangan selesai, kedua belah pihak mengungkapkan bahwa kolaborasi ini akan berkembang menjadi kemitraan jangka panjang yang mendorong inovasi, mendukung pengembangan talenta, dan berkontribusi positif bagi sektor geospasial. Perjanjian ini tidak hanya menandai aliansi formal tetapi juga awal dari pertumbuhan bersama, pemahaman, dan pencapaian di masa depan.

Kedua institusi meyakini bahwa menggabungkan keterampilan industri praktis dengan pengetahuan akademis akan menciptakan hasil yang berdampak dan mendukung inovasi jangka panjang. Pembicaraan setelah penandatanganan juga membahas proyek-proyek bersama yang direncanakan akan dimulai segera.

 

Memperkuat Komunitas dan Inovasi

Kemitraan ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan geospasial, serta memperluas peluang belajar bagi mahasiswa. Kolaborasi ini mencerminkan visi bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan, inovasi teknologi, manfaat bagi komunitas, dan pertumbuhan berkelanjutan.

 

 

 

TechnoGIS and TECRS Sign MoU for International Geospatial Technology Collaboration

MAKASSAR-October 31 2025– At an important moment in the global geospatial technology industry, TechnoGIS and TECRS officially signed a Memorandum of Understanding (MoU) that marks the beginning of an international strategic partnership. The signing was carried out by Mr. Sahrono as CEO of TechnoGIS, and Mr. Sultan Al Sultan representing TECRS based in Riyadh, Saudi Arabia. This collaboration is expected to open wider opportunities for both parties in strengthening geospatial development in regional and international markets.

This partnership was born in response to the growing need for advanced geospatial solutions amid rapid digital transformation and globalization. Geospatial data has become a critical element in decision-making across various sectors such as infrastructure, smart cities, environmental management, transportation, and national resilience. Both companies see that the integration of technology, expertise, and international networks is key to supporting sustainable development and efficient digital ecosystems.

One of the first concrete steps in realizing this collaboration is the joint participation of TechnoGIS and TECRS in The Asian Conference on Remote Sensing (ACRS) 2025, which will take place in Makassar, Indonesia, on 27–31 October 2025. ACRS is one of the largest and most prestigious geospatial conferences in the Asia-Pacific region, bringing together experts, government agencies, industry leaders, and academics from various countries. Through this forum, TechnoGIS and TECRS will introduce their innovative solutions, build strategic partnerships, and contribute to geospatial knowledge development through exhibitions, technical sessions, and collaborative discussions.

TechnoGIS, as a company focusing on geospatial platforms, mapping services, and digital solutions using advanced GIS technologies, continues to expand its global presence. Meanwhile, TECRS, known in the Middle East for its innovative technological capabilities and wide network, offers strong international market access and solution delivery expertise in the government and private sectors. The combination of these competitive strengths creates a synergy that will accelerate the development of effective, adaptive, and scalable geospatial solutions.

Furthermore, both companies emphasize the importance of technology transfer, capacity building, and research collaboration to support long-term industrial growth. They also believe that strengthening human resource capabilities and improving spatial data accessibility can drive smarter governance and more responsive development planning. In addition, the partnership aims to encourage innovation in climate monitoring, disaster mitigation, and environmental management — areas where geospatial intelligence has become increasingly crucial in addressing global challenges.

As next steps, the two companies will establish a joint working group to draft a detailed roadmap for the MoU implementation. This includes determining initial project targets, commercial strategies, knowledge exchange mechanisms, and operational frameworks to ensure impactful and measurable outcomes. This collaboration is expected to not only expand their business reach, but also contribute positively to the future of global geospatial innovation. The upcoming milestones from this partnership will showcase stronger synergy and greater contributions to the dynamic advancement of the global geospatial sector.

With aligned vision and strong commitment, the partnership between TechnoGIS and TECRS is projected to become a milestone in international geospatial cooperation, offering greater value for technological advancement and sustainable development in the years ahead.