Jadwal Pelatihan GIS Lanjut Yogyakarta Tahun 2019

Jadwal Pelatihan GIS Lanjut Yogyakarta Tahun 2019 – GIS atau di Indonesia sering di sebut SIG ( Sistem Informasi Geografi ) merupakan ilmu yang berkaitan dengan proses pembuatan peta sesuai dengan kondisi asli di permukaan bumi menggunakan seperangkat komputer dan software tertentu. SIG dikenal dengan dengan penggunaan data spasial dan atribut yang terintegrasi. Kemampuan ini menjadikan SIG memiliki keunggulan analisis spasial dan non spasial. Pemanfaatan SIG Pemanfaatan erat dengan pekerjaan bidang-bidang spasial dan geoinformasi. Akan tetapi saat ini SIG banyak dimaanfatkan untuk berbagai bidang keilmuan seperti kesehatan, pertanian, perkebunan, kelautan hingga sosial ekonomi.

Pelatihan Sains Informasi Geografi Lanjut

Pelatihan GIS Tingkat Lanjut atau Advanced dilakukan oleh tim TechnoGIS Indonesia ditujukan untuk mereka yang telah menguasai GIS tingkat dasar dan ingin belajar tingkat lanjut seperti konsep spasial analisis, pemanfaatan GIS untuk tata ruang, GIS untuk analisis keruangan, GIS untuk penentuan rute atau analisis jaringan jalan.

Pelatihan Lanjut yang dilaksanakan oleh TechnoGIS Indonesia merupakan pelatihan berbasis workshop dengan sistem exhouse atau dilaksanakan di kantor TechnoGIS Indonesian dengan rincian sebagai berikut :

Waktu Pelatihan           : Senin – Kamis (4 Hari)

Tempat                        : TechnoGIS Indonesia, Jl. Pamularsih Np. 152B, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta

Fasilitas Penginapan     : Kamar dan sarapan (5 Hari 4 malam)

Fasilitas Pelatihan          : Makan siang (4x), Coffee Break (2x /hari selama  pelatihan), Seminar kit, Sertifikat, Modul

Biaya                            : Rp 7.500.000,-/orang

 

Pelatihan juga dapat dilaksanakan secara inhouse apabila peserta menghendaki di lokasi domisili peserta dengan minimum pesserta adalah 10 orang.

Materi Pelatihan Sains Informasi Geografi

Materi yang diberikan pelatihan SIG dasar sudah cukup lengkap karena selain praktek, peserta diberikan konsep yang jelas dan penalaran yang mudah diterima dan diingat dengan harapan peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh pada dunia kerja setelah pelatihan ini. Tidak berhenti disitu saja, pemaparan yang lugas dan sesi diskusi interaktif juga memberikan porsi kepada peserta untuk melakukan imporvisasi materi mengenai pemanfaatan GIS pada bidang masing-masing. Dengan pendampingan instruktur profesional dan sudah berpengalaman dibidangnya selama bertahun-tahun membuat SIG lebih mudah dipahami.

Adapun beberapa materi yang digunakan dalam pelatihan GIS tingkat lanjut adalah sebagai berikut :

  1. Konsep (Data Spasial, Analisis Spasial, Pemetaan, dan Basis Data Pemetaan)
  2. Editing Tingkat Lanjut (Manipulasi data Atribut dan Geometri)
  3. Topologi : koreksi kesalahan dalam digitasi layer.
  4. Analisis Spasial : mencangkup seluruh pemodelan overlay, metode dalam analisis spasial, pembangunan moduler (mesin semi-automasi pemodelan), dan studi kasaus.
  5. Analisis Jaringan : analisis dengan menggunakan basis data jaringan (vektor garis) untuk perencanaan  dan pengenalan beberapa algoritma yang biasa digunakan dalam analisis jaringan.
  6. Analisis 3 Dimensi (3D)  : pembuatan DEM menggunakan data ketinggian dan pengolahan raster DEM beserta turunannya.
  7. Analisis Hidrologi : Pemodelan dengan menggunakan model hidrologi untuk menentukan batas Daaerah Aliran Sungai (DAS) ataupun model aliran air sungai (sistem sungai).
  8. Visualisasi 3D Model : Pembuatan model dalam representasi 3D dan animasi.

 

Jika peserta memiliki kasus tertentu dapat dikomunikasikan terlebih dahulu untuk penyelarasan materi agar dapat sesuai atau menyinggung tema yang diinginkan. Peserta juga diperbolehkan untuk membawa data pribadi sebagai bahan pelatihan pengolahan khusus untuk pelatihan GIS tingkat lanjut dengan syarat telah dikomunikasikan dan telah disetujui oleh pihak TechnoGIS Indonesia.

GIS Tingkat Lanjut ini dapat dimanfaatkan untuk bidang-bidang :

  • Penentuan Zonasi suatu kawasan
  • Analisis kesesuaian lahan
  • Analisis jaringan jalan
  • Analisis hutan/perkebunan
  • Pemetaan dibidang pertanian
  • Pemetaan jaringan pipa
  • Pemetaan dengan parameter-parameter tertentu
  • Penginderaan jauh untuk bidang kesehatan

 

Jadwal Pelatihan Sains Informasi Geografi Lanjut

 

JADWAL PELATIHAN SIG LANJUT TECHNOGIS YOGYAKARTA TAHUN 2019

 

 

 

JANUARI

Tanggal 31 Desember 2018 – 3 Januari 2019
Tanggal 7-10
Tanggal 14-17
Tanggal 21-24
Tanggal 28-31
 

 

FEBRUARI

Tanggal 4-7
Tanggal 11-14
Tanggal 18-21
Tanggal 25 -28
 

 

MARET

Tanggal 4-7
Tanggal 11-14
Tanggal 18-21
Tanggal 25-28
 

APRIL

Tanggal 1-4
Tanggal 8-11
Tanggal 15-18
Tanggal 22-25
 

 

MEI

Tanggal 29 April – 2 Mei
Tanggal 6-9
Tanggal 13-16
Tanggal 20-23
Tanggal 27-30
 

 

JUNI

Tanggal 3-6
Tanggal 10-13
Tanggal 17-20
Tanggal 24-27
 

 

JULI

Tanggal 1-4
Tanggal 8-11
Tanggal 15-18
Tanggal 22-25
Tanggal 29 Juli-1 Agustus
 

 

AGUSTUS

Tanggal 5-8
Tanggal 12-15
Tanggal 19-22
Tanggal 26-29
 

 

SEPTEMBER

Tanggal 2-5
Tanggal 9-12
Tanggal 16-19
Tanggal 23-26
 

 

OKTOBER

Tanggal 30 September-3 Oktober
Tanggal 7-10
Tanggal 14-17
Tanggal 21-24
Tanggal 28-31
 

 

NOVEMBER

Tanggal 4-7
Tanggal 11-14
Tanggal 18-21
Tanggal 25-28
 

 

DESEMBER

Tanggal 2-5
Tanggal 9-12
Tanggal 16-19
Tanggal 23-26

 

Bagi anda yang ingin mengikuti pelatihan GIS / SIG / Sistem Informasi Geografis Tingkat Lanjut / GIS Advanced silahkan menanyakan detail program pelatihan di TechnGIS melalui kontak kami :
Jln Pamularsih No 152B
Klaseman, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta 55283

[email protected] / [email protected]
Telp : 0274 – 885879 / Hp : 0813-2552-3979 / Wa : 0813-2552-3979

Informasi Paket Pelatihan GIS Lanjut :
Pelatihan GIS Tingkat Lanjut

Merk GPS Geodetik Di Indonesia

Merk GPS Geodetik Di Indonesia – GPS Geodetik merupakan alat untuk survey pengambilan koordinat di permukaan bumi. Banyak seri dan merek gps geodetik yang beredar dipasaran. dari yang sangat murah hingga yang sangat mahal, berikut beberapa merek GPS Geodetik yang beredar dipasaran indonesia.

  1. Trimble
  2. Emild
  3. Hi Tech
  4. ComNav

gps geodetic murah 

reach gps geodetic

GPS Geodetik Murah

GPS Geodetik Murah – GPS Geodetik GNSS merupakan alat survey untuk pengukuran titik koordinat dan ketinggian dengan memanfaatkan satelit. Keunggulan GPS geodetik dengan gps lainnya adalah tingkat akurasi yang tinggi dari hasil pengukuran menjadikan GPS Geodetik menjadi primadona dalam dunia survey topografik. Merk GPS geodetik dipasaran sangat beragam seperti trimble, emlid, topcon, navcom dll. Dari segi harga dipasaran GPS Geodetik tergolong masih sangat mahal kisaran 100an juta untuk 1 unitnya, padahal dalam pengukuran biasanya lebih dari 1 unit GPS yang dibutuhkan tergantung metodenya.

 

apabila mencari solusi gps geodetic RTK murah silahkan beli : GPS Geodetik Murah

Jadwal Pelatihan Survey Terestris Yogyakarta Tahun 2018

Jadwal Pelatihan Survey Terestris Yogyakarta Tahun 2018

GPS Geodetik

GPS Geodetik – GPS GNSS -GPS RTK – Global Positioning System atau yang lebih dikenal dengan GPS adalah alat untuk menentukan posisi suatu obyek. GPS berdasarkan receivernya terbagi menjadi beberapa jenis dimana tingkat ketelitian pengukurannya pun berbeda-beda, yaitu GPS Geodetik, GPS Navigasi (Handheld), dan GPS Pemetaan (Mapping). Pada kesempatan kali ini, hanya GPS Geodetik yang akan kami bahas. Silahkan baca apabila ingin mau membeli : gps geodetic murah .

Sebelum membahas mengenai GPS, perlu kita ketahui terlebih dahulu teknologi yang digunakan untuk mengetahui posisi yang terpasang pada perangkat keras adalah  GNSS (Global Navigation Satellite System), sedangkan GPS merupakan salah satu dari jenis GNSS yang sering digunakan di dunia. GPS Geodetik GNSS merupakan GPS GNSS dengan receiver paling teliti, yakni mencapai tingkat ketelitian dengan akurasi cm. Penggunaanya pun tidak bias sembarangan karena dari segi bentuk perangkat maupun pengoperasiaanya berbeda dengan GPS jenis navigasi maupun mapping. Oleh karenanya pelatihan gps geodetic gnss juga diperlukan bagi kalian yang ingin mengetahui cara penggunaan GPS Geodetik dengan baik dan benar.

Untuk perkembangan saat ini, kemampuan GPS Geodetik sudah lebih canggih yaitu menggunakan metode Real Time Kinematik (RTK). Metode ini sangat membantu surveyor dalam melakukan pengukuran. Pasalnya, pada GPS RTK dapat menghasilkan nilai koordinat tanpa melalui post processing terlebih dahulu atau pemrosesan baseline. Hal ini tentunya sangat membatu memangkas waktu dan tenaga surveyor di lapangan.

 

 

 

pelatihan gps geodetic gnss

Untuk informasi pelatihan survey menggunakan total station silahkan baca disini : pelatihan survey terrestrial

Total Station

Total Station – Bagi pekerja lapangan terutama yang bergerak dibidang survey, pengukuran, dan pemetaan, tentunya tidak asing lagi dengan Total Station. Alat pengukuran optis ini merupakan alat yang paling banyak dipilih untuk membantu pengukuran lapangan dengan alasan kecanggihan dan kemudahan pengoperasiannya. Total station merupakan regenerasi dari alat theodolite yang kemudian dikembangkan dengan memadukan komponen digital dan komponen elektronik untuk melakukan pengukuran jarak. Dengan adanya digitalisasi di dalam total station, pekerjaan akan menjadi lebih mudah karena data hasil pengukuran akan tersimpan dalam database yang sudah disetting di dalam alat, sehingga surveyor tidak perlu lagi mencatat setiap poin yang telah diukur. Oleh sebab itu, total station dianggap lebih praktis dibandingkan dengan theodolite.

Ada baiknya pemilihan total station yang digunakan juga dipertimbangkan. Pasalnya, teknologi yang semakin canggih mendukung kemampuan alat yang lebih presisi dan akurat. Saat ini kemampuan total station tidak diragukan lagi karena beberapa jenis diantaranya sudah dilengkapi dengan Global Navigation Satellite System (GNSS), dimana total station GNSS memiliki akurasi posisi yang lebih baik. Maka dari itu pengguna perlu mempertimbangkan pemilihan jenis total station yang akan digunakan untuk mendapatkan hasil maksimal.

Setiap surveyor lapangan yang bergerak di bidang pengukuran lahan khususnya, harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam pemanfaatan total station GNSS. Penggunaan total station juga harus didukung dengan kelengkapan alat lainnya yang tidak boleh terlupakan. Berikut beberapa daftar alat yang perlu disertakan dalam mendukung pengoperasian total station GNSS.

  1. Statif. Merupakan alat berupa kaki tiga yang digunakan sebagai tempat mendirikan total station GNSS dan prisma polygon. Statif dilengkapi dengan dudukan berbaut yang bias diatur kemiringannya untuk memastikan alat yang dipasang dalam kondisi netral / datar dengan memperhatikan niveau yang terpasang pada total station GNSS atau prisma poligon.
  2. Prisma. Terdapat dua jenis prisma yang bias digunakan untuk pengukuran dengan total station GNSS, yaitu prisma polygon dan prisma detil. Prisma polygon perlu disetting diatas statif dengan posisi data sebelum dilakukan pembakan, sedangkan prisma detil merupakan prisma yang disambungkan pada tongkat ukur dan fleksibel untuk dibawa berpindah-pindah tempat.
  3. Pita ukur. Merupakan alat ukur berbentuk roll meteran yang digunakan untuk mengukur tinggi ataupun jarak tertentu.
  4. GPS. Bisa berupa GPS handheld ataupun geodetic (untuk hasil maksimal). Digunakan untuk memverifikasi lokasi beridirinya alat dan validasi orientasi arah utara saat  setting alat sebelum digunakan dalam pengukuran.
  5. Unting-unting. Digunakan untuk mengetahui kesajaran dan posisi alat.
  6. Payung. Digunakan untuk melindungi total station dari sinar matahari langsung dan air hujan. Total station GNSS termasuk alat optis yang rentan terhadap beberapa kondisi sepeti terik matahari, cipratan air ataupun jamur. Dengan perawatan yang benar, alat akan dapat digunakan dalam jangka waktu lama.
  7. Battery cadangan dan charger. Jika digunakan di lokasi yang jauh atau luas, sebaiknya bawa battery cadangan dan charger battery.
  8. Kabel data dan laptop. Beberapa jenis total station GNSS masih menggunakan kabel data khusus untuk memindahkan data hasil pengukuran ke device yang kita gunakan. Beberapa jenis lainnya sudah menyiapkan slot memory card yang bias di lepas dan pasang sesuai kebutuhan.

Beberapa alat-alat diatas dijual terpisah dari set total station, sehingga surveyor perlu melakukan pengecekan alat sebelum melakukan survei. Disamping itu, surveyor juga harus dipastikan memiliki skill atau kemampuan untuk mengoperasikan alat total station GNSS. Pengoperasiannya mudah, namun perlu diperhatikan bahwa alat perlu diatur sedemikian rupa sebelum siap untuk digunakan mengukur. Pengaturan awal biasa dilakukan pada posisi awal setelah alat sudah dipasang dengan benar. Pengaturan tersebut dilakukan untuk menentukan penyimpanan proyek pengukuran dan hasil pengukuran pada device yang tepat serta menentukan posisi awal dimana alat berdiri.  Oleh karenanya, perlu pemahaman yang baik bagi pengguna total station gnss agar tidak terjadi kesalahan fatal yang merugikan pengguna sendiri. Salah satu cara untuk menghindari hal tersebut, pengguna bias melakukan pelatihan total station gnss terlebih dahulu sebelum mengoperasikannya sendiri.

Adapun beberapa kegunaan total station yang akan dibahas disini yaitu sebagai berikut.

  • Konstruksi

Biasanya digunakan untuk surveyor dibidang teknil sipil. Pembangunan bias berupa pembangunan bangunan ataupun pembangunan infrastruktur seperti jalan, fly over / under pass, waduk, dll. Semua hal tersebut berkaitan dengan pengukuran dimensi untuk menghasilkan ukuran akurat dan presisi.

  • Pertambangan

Untuk kasus pertambangan, total station memiliki peran yang cukup penting. Pasalnya, pengukuran lokasi tambang berkaitan dengan posisi yang akurat dan perhitungan volume. Perhitungan volume dapat diukur dengan melakukan pengukuran permukaan dengan detil yakni dengan bantuan survey terestris total station.

  • Perkebunan

Biasanya digunakan untuk menentukan batas dan pengukuran luas. Hal ini berkaitan dengan jumlah pohon yang bias ditanam secara optimal disuatu perkebunan dengan luasan tertentu, Seperti yang kita ketahui, kebanyakan batas wilayah memiliki bentuk yang irregular sehingga dengan adanya total station akan memberikan informasi detil mengenai batas yang akurat.

  • Pemetaan

Semua hasil pengukuran total station GNSS diberbagai bidang, salah satunya dipaparkan dalam bentuk peta untuk memudahkan pembacaan posisi dan informasi spasial lainnya. Namun tidak semua pemetaan menggunakan total station. Pada umumnya, penggunaan total station dipertimbangkan untuk tema-tema tertentu dengan skala pemetaan rinci. Hal ini berkaitan dengan presisi informasi yang diberikan agar lebih akurat.

Dan masih banyak lagi bidang yang membutuhkan total station GNSS sebagai alat pengukuran lapangan. Jika Anda ingin memahami cara pengoperasian total station dengan baik dan benar, Anda bisa mengikuti pelatihan gps geodetic GNSS yang diselenggarakan oleh TechnoGIS Indonesia.

Untuk informasi pelatihan survey menggunakan total station silahkan baca disini : pelatihan survey terrestrial

Jadwal Pelatihan Survey Terestris Total Station dan GPS Geodetik Yogyakarta Tahun 2019

Jadwal Pelatihan Survey Terestris Total Station dan GPS Geodetik Yogyakarta Tahun 2019 – Pelatihan pemetaan terrestrial yang dilaksanakan TechnoGIS Indonesia yaitu pelatihan menggunakan Total Station dan GPS Geodetik. Pelatihan ini di fokuskan untuk pelaku professional , mahasiswa, dan instansi yang ingin mendalami survey pemetaan terrestrial atau yang akan melaksanakan kegiatan pemetaan terrestrial seperti topografi, pemetaan situasi, pengambilan posisi BM . pelatihan dilaksanakan di Jogjakarta selama 3 hari dengan fasilitas lengkap.

 

JADWAL PELATIHAN SURVEY TERESTRIS TECHNOGIS YOGYAKARTA TAHUN 2019

 

 

 

JANUARI

Tanggal 2 – 4 Januari 2019
Tanggal 7-9
Tanggal 14-16
Tanggal 21-23
Tanggal 28-30
 

 

FEBRUARI

Tanggal 6-7
Tanggal 11-13
Tanggal 18-20
Tanggal 25 -27
 

 

MARET

Tanggal 4-6
Tanggal 11-13
Tanggal 18-20
Tanggal 25-27
 

APRIL

Tanggal 1-3
Tanggal 8-10
Tanggal 15-17
Tanggal 22-24
 

 

MEI

Tanggal 29 April – 1 Mei
Tanggal 6-8
Tanggal 13-15
Tanggal 20-22
Tanggal 27-29
 

 

JUNI

Tanggal 3-5
Tanggal 10-12
Tanggal 17-19
Tanggal 24-26
 

 

JULI

Tanggal 1-3
Tanggal 8-10
Tanggal 15-17
Tanggal 22-24
Tanggal 29 Juli-31 Juli
 

 

AGUSTUS

Tanggal 5-7
Tanggal 12-14
Tanggal 19-21
Tanggal 26-27
 

 

SEPTEMBER

Tanggal 2-4
Tanggal 9-11
Tanggal 16-18
Tanggal 23-25
 

 

OKTOBER

Tanggal 30 September-2 Oktober
Tanggal 7-9
Tanggal 14-16
Tanggal 21-23
Tanggal 28-30
 

 

NOVEMBER

Tanggal 4-6
Tanggal 11-13
Tanggal 18-20
Tanggal 25-27
 

 

DESEMBER

Tanggal 2-4
Tanggal 9-11
Tanggal 16-18
Tanggal 23-25

Untuk informasi pelatihan survey menggunakan gps geodetic silahkan baca info : pelatihan survey gps geodetic

 

Bagi anda yang ingin mengikuti pelatihan pemetaan terestris / total station dan GPS GNSS. silahkan mendaftar program pelatihan pemetaan terrestrial melalui marketing TechnoGIS Indonesia. atau hubungi :
Jln Pamularsih No 152B
Klaseman, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta 55283

[email protected] / [email protected]
Telp : 0274 – 885879 / Hp : 0813-2552-3979 / Wa : 0813-2552-3979

Informasi Paket Pelatihan Pemetaan Terestris  :
Pelatihan Pemetaan Terestris

Pelatihan GPS Geodetik

Pelatihan GPS Geodetik – Pelatihan GPS GNSS – Pelatihan GPS RTK

 

pelatihan total station

 

Untuk informasi pelatihan survey menggunakan gps geodetic silahkan baca info : pelatihan survey gps geodetic

Pelatihan Total Station

Pelatihan Total Station – Total station

 

 

 

pelatihan gps geodetic gnss

Untuk informasi pelatihan survey menggunakan total station silahkan baca disini : pelatihan survey terrestrial