Portfolio Items

Laman

Pelatihan GIS Dasar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab Jabung Timur

Pelatihan GIS Dasar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab Jabung Timur – Pada minggu ke 2 bulan oktober, TechnoGIS Indonesia bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jabung Timur menggelar pelatihan GIS tingkat dasar untuk penerapan dibidang-bidang tataruang. pelatihan ini meliputi pembangunan database spasial, hingga layouting data spasial. pelatihan ini di fokuskan untuk pemanfaatan gis untuk tataruang wilayah dikabupaten tersebut. pelatihan gis dilakukan dengan metode diklat selama 4 hari dari tanggal 16 hingga 18 oktober 2017.

Pelatihan GIS Tingkat Lanjut Untuk Zonasi Wilayah Pesisir Dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau

Pelatihan GIS Tingkat Lanjut Untuk Zonasi Wilayah Pesisir Dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau – Minggu ke 4 bulan september 2017 TechnoGIS Indonesia menggelar pelatihan GIS tingkat advanced untuk zonasi wilayah pesisir dinas kelautan dan perikanan provinsi riau.

Pelatihan GIS Tingkat Lanjut

Pelatihan GIS Tingkat Lanjut – Pelatihan GIS Tingkat Lanjut atau Advanced dilakukan oleh tim TechnoGIS Indonesia ditujukan untuk mereka yang telah menguasai GIS tingkat dasar dan ingin belajar tingkat lanjut seperti konsep spasial analisis, pemanfaatan GIS untuk tata ruang, GIS untuk analisis keruangan, GIS untuk penentuan rute atau analisis jaringan jalan.

Pada pelatihan GIS Advanced lebih banyak dilakukan analisis spasial dan permainan logika. Teknik ini akan memberikan stimulus kepada peserta untuk dapat mengembangkan konsep dan menerapkannya dalam berbagai hal khususnya untuk fokus bidang tertentu yang digeluti oleh peserta itu sendiri. Pada dasarnya pelatihan GIS Advanced ini diberikan kepada peserta yang sebelumnya telah mengenal perangkat pengolahan dasar dan konsep dalam GIS maupun pemetaan. Untuk mempermudah dalam penyampaian materi, syarat ketrampilan dan pemahanan mengenai basis data spasial juga diperlukan. Pada pelatihan GIS Advanced, pembuatan peta dengan teknik sederhana sudah tidak diberikan.

Khusus peserta pelatihan GIS tingkat lanjut diperbolehkan untuk membawa kasus tertentu yang telah dikomunikasikan sebelumnya agar pelatihan berjalan lancar. Kasus terapan dapat dilakukan pengolahan dan analisis spasial untuk memperoleh suatu keputusan. Pemanfaatan GIS yang luar biasa banyak digunakan diberbagai bidang menyebabkan pemilahan tools dan metode apa saja yang digunakan dalam analisis suatu kasus diperlukan. Oleh karenanya dalam pelatihan GIS tingkat lanjut ini diberikan logika dasar dalam pemrosesan dan analisis spasial agar implementasi ilmu dapat digunakan dalam berbagai bidang.

Fokus utama dalam pelatihan GIS  ini adalah pemodelan spasial. Pemodelan dapat dilakukan dalam berbagai bentuk. Tidak hanya itu, pemanfaatan pemodelan juga bervariasi, seperti untuk representasi data kewilayahan, monitoring suatu fenomena, pembuatan skenario suatu fenomena, dan lain sebagainya. Dalam kaitannya representasi data spasial,  GIS lanjut memfasilitasi materi untuk pembangunan mesin semi-automasi untuk eksekusi suatu pemodelan. Teknik ini tentunya akan sangat membantu agar proses menjadi lebih efisien. Pembuatan model dan skenario juga memiliki peran penting dalam suatu perencanaan kewilayahan. Oleh sebab itu pelatihan SIG tingkat lanjut ini menjadi pilihan tepat bagi peserta yang ingin mendalami pemanfaatan GIS untuk berbagai bidang.

Adapun beberapa materi yang digunakan dalam pelatihan GIS tingkat lanjut adalah sebagai berikut :

  1. Konsep (Data Spasial, Analisis Spasial, Pemetaan, dan Basis Data Pemetaan)
  2. Editing Tingkat Lanjut (Manipulasi data Atribut dan Geometri)
  3. Topologi : koreksi kesalahan dalam digitasi layer.
  4. Analisis Spasial : mencangkup seluruh pemodelan overlay, metode dalam analisis spasial, pembangunan moduler (mesin semi-automasi pemodelan), dan studi kasaus.
  5. Analisis Jaringan : analisis dengan menggunakan basis data jaringan (vektor garis) untuk perencanaan  dan pengenalan beberapa algoritma yang biasa digunakan dalam analisis jaringan.
  6. Analisis 3 Dimensi (3D)  : pembuatan DEM menggunakan data ketinggian dan pengolahan raster DEM beserta turunannya.
  7. Analisis Hidrologi : Pemodelan dengan menggunakan model hidrologi untuk menentukan batas Daaerah Aliran Sungai (DAS) ataupun model aliran air sungai (sistem sungai).
  8. Visualisasi 3D Model : Pembuatan model dalam representasi 3D dan animasi.

Jika peserta memiliki kasus tertentu dapat dikomunikasikan terlebih dahulu untuk penyelarasan materi agar dapat sesuai atau menyinggung tema yang diinginkan. Peserta juga diperbolehkan untuk membawa data pribadi sebagai bahan pelatihan pengolahan khusus untuk pelatihan GIS tingkat lanjut dengan syarat telah dikomunikasikan dan telah disetujui oleh pihak TechnoGIS Indonesia.

GIS Tingkat Lanjut ini dapat dimanfaatkan untuk bidang-bidang :

  • Penentuan Zonasi suatu kawasan
  • Analisis kesesuaian lahan
  • Analisis jaringan jalan
  • Analisis hutan/perkebunan
  • Pemetaan dibidang pertanian
  • Pemetaan jaringan pipa
  • Pemetaan dengan parameter-parameter tertentu
  • Penginderaan jauh untuk bidang kesehatan

Untuk pendaftaran pelatihan GIS tingkat lanjut ini silahkan hubungi tim TechnoGIS Indonesia, pelatihan ini tidak cocok untuk anda yang baru ingin belajar GIS , apabila baru pertama kali silahkan mendaftar program : Pelatihan GIS Tingkat Dasar

Jadwal Pelatihan GIS Tingkat Lanjut

Jadwal Pelatihan GIS Advanced/Lanjut 2020

/
Jadwal Pelatihan GIS Advanced/Lanjut 2020 - GIS atau di Indonesia…

Jadwal Pelatihan GIS Lanjut Yogyakarta Tahun 2019

/
Jadwal Pelatihan GIS Lanjut Yogyakarta Tahun 2019 - GIS atau…

Jadwal Pelatihan GIS Tingkat Lanjut di Jakarta Tahun 2018

/
Jadwal Pelatihan GIS Tingkat Lanjut di Jakarta - Kini TechnoGIS…

Pelatihan GIS Tingkat Lanjut Yogyakarta Tahun 2018

/
Pelatihan GIS Tingkat Lanjut Yogyakarta Tahun 2018 - Pelatihan…

Jadwal Pelatihan GIS Advance Medan 2017

/
LATAR BELAKANG  Sains Informasi Geografi (SIG) merupakan…

Jadwal Pelatihan GIS Advance Padang 2017

/
LATAR BELAKANG  Sains Informasi Geografi (SIG) merupakan…

Pelatihan GIS Dasar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab Jabung Timur

Pelatihan GIS Dasar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab Jabung Timur – Pada minggu ke 2 bulan oktober, TechnoGIS Indonesia bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jabung Timur menggelar pelatihan GIS tingkat dasar untuk penerapan dibidang-bidang tataruang. pelatihan ini meliputi pembangunan database spasial, hingga layouting data spasial. pelatihan ini di fokuskan untuk pemanfaatan gis untuk tataruang wilayah dikabupaten tersebut. pelatihan gis dilakukan dengan metode diklat selama 4 hari dari tanggal 16 hingga 18 oktober 2017.

Pelatihan GIS Tingkat Lanjut Untuk Zonasi Wilayah Pesisir Dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau

Pelatihan GIS Tingkat Lanjut Untuk Zonasi Wilayah Pesisir Dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau – Minggu ke 4 bulan september 2017 TechnoGIS Indonesia menggelar pelatihan GIS tingkat advanced untuk zonasi wilayah pesisir dinas kelautan dan perikanan provinsi riau.

Pelatihan GIS Tingkat Lanjut

Pelatihan GIS Tingkat Lanjut – Pelatihan GIS Tingkat Lanjut atau Advanced dilakukan oleh tim TechnoGIS Indonesia ditujukan untuk mereka yang telah menguasai GIS tingkat dasar dan ingin belajar tingkat lanjut seperti konsep spasial analisis, pemanfaatan GIS untuk tata ruang, GIS untuk analisis keruangan, GIS untuk penentuan rute atau analisis jaringan jalan.

Pada pelatihan GIS Advanced lebih banyak dilakukan analisis spasial dan permainan logika. Teknik ini akan memberikan stimulus kepada peserta untuk dapat mengembangkan konsep dan menerapkannya dalam berbagai hal khususnya untuk fokus bidang tertentu yang digeluti oleh peserta itu sendiri. Pada dasarnya pelatihan GIS Advanced ini diberikan kepada peserta yang sebelumnya telah mengenal perangkat pengolahan dasar dan konsep dalam GIS maupun pemetaan. Untuk mempermudah dalam penyampaian materi, syarat ketrampilan dan pemahanan mengenai basis data spasial juga diperlukan. Pada pelatihan GIS Advanced, pembuatan peta dengan teknik sederhana sudah tidak diberikan.

Khusus peserta pelatihan GIS tingkat lanjut diperbolehkan untuk membawa kasus tertentu yang telah dikomunikasikan sebelumnya agar pelatihan berjalan lancar. Kasus terapan dapat dilakukan pengolahan dan analisis spasial untuk memperoleh suatu keputusan. Pemanfaatan GIS yang luar biasa banyak digunakan diberbagai bidang menyebabkan pemilahan tools dan metode apa saja yang digunakan dalam analisis suatu kasus diperlukan. Oleh karenanya dalam pelatihan GIS tingkat lanjut ini diberikan logika dasar dalam pemrosesan dan analisis spasial agar implementasi ilmu dapat digunakan dalam berbagai bidang.

Fokus utama dalam pelatihan GIS  ini adalah pemodelan spasial. Pemodelan dapat dilakukan dalam berbagai bentuk. Tidak hanya itu, pemanfaatan pemodelan juga bervariasi, seperti untuk representasi data kewilayahan, monitoring suatu fenomena, pembuatan skenario suatu fenomena, dan lain sebagainya. Dalam kaitannya representasi data spasial,  GIS lanjut memfasilitasi materi untuk pembangunan mesin semi-automasi untuk eksekusi suatu pemodelan. Teknik ini tentunya akan sangat membantu agar proses menjadi lebih efisien. Pembuatan model dan skenario juga memiliki peran penting dalam suatu perencanaan kewilayahan. Oleh sebab itu pelatihan SIG tingkat lanjut ini menjadi pilihan tepat bagi peserta yang ingin mendalami pemanfaatan GIS untuk berbagai bidang.

Adapun beberapa materi yang digunakan dalam pelatihan GIS tingkat lanjut adalah sebagai berikut :

  1. Konsep (Data Spasial, Analisis Spasial, Pemetaan, dan Basis Data Pemetaan)
  2. Editing Tingkat Lanjut (Manipulasi data Atribut dan Geometri)
  3. Topologi : koreksi kesalahan dalam digitasi layer.
  4. Analisis Spasial : mencangkup seluruh pemodelan overlay, metode dalam analisis spasial, pembangunan moduler (mesin semi-automasi pemodelan), dan studi kasaus.
  5. Analisis Jaringan : analisis dengan menggunakan basis data jaringan (vektor garis) untuk perencanaan  dan pengenalan beberapa algoritma yang biasa digunakan dalam analisis jaringan.
  6. Analisis 3 Dimensi (3D)  : pembuatan DEM menggunakan data ketinggian dan pengolahan raster DEM beserta turunannya.
  7. Analisis Hidrologi : Pemodelan dengan menggunakan model hidrologi untuk menentukan batas Daaerah Aliran Sungai (DAS) ataupun model aliran air sungai (sistem sungai).
  8. Visualisasi 3D Model : Pembuatan model dalam representasi 3D dan animasi.

Jika peserta memiliki kasus tertentu dapat dikomunikasikan terlebih dahulu untuk penyelarasan materi agar dapat sesuai atau menyinggung tema yang diinginkan. Peserta juga diperbolehkan untuk membawa data pribadi sebagai bahan pelatihan pengolahan khusus untuk pelatihan GIS tingkat lanjut dengan syarat telah dikomunikasikan dan telah disetujui oleh pihak TechnoGIS Indonesia.

GIS Tingkat Lanjut ini dapat dimanfaatkan untuk bidang-bidang :

  • Penentuan Zonasi suatu kawasan
  • Analisis kesesuaian lahan
  • Analisis jaringan jalan
  • Analisis hutan/perkebunan
  • Pemetaan dibidang pertanian
  • Pemetaan jaringan pipa
  • Pemetaan dengan parameter-parameter tertentu
  • Penginderaan jauh untuk bidang kesehatan

Untuk pendaftaran pelatihan GIS tingkat lanjut ini silahkan hubungi tim TechnoGIS Indonesia, pelatihan ini tidak cocok untuk anda yang baru ingin belajar GIS , apabila baru pertama kali silahkan mendaftar program : Pelatihan GIS Tingkat Dasar

Jadwal Pelatihan GIS Tingkat Lanjut

Jadwal Pelatihan GIS Advanced/Lanjut 2020

/
Jadwal Pelatihan GIS Advanced/Lanjut 2020 - GIS atau di Indonesia…

Jadwal Pelatihan GIS Lanjut Yogyakarta Tahun 2019

/
Jadwal Pelatihan GIS Lanjut Yogyakarta Tahun 2019 - GIS atau…

Jadwal Pelatihan GIS Tingkat Lanjut di Jakarta Tahun 2018

/
Jadwal Pelatihan GIS Tingkat Lanjut di Jakarta - Kini TechnoGIS…

Pelatihan GIS Tingkat Lanjut Yogyakarta Tahun 2018

/
Pelatihan GIS Tingkat Lanjut Yogyakarta Tahun 2018 - Pelatihan…

Jadwal Pelatihan GIS Advance Medan 2017

/
LATAR BELAKANG  Sains Informasi Geografi (SIG) merupakan…

Jadwal Pelatihan GIS Advance Padang 2017

/
LATAR BELAKANG  Sains Informasi Geografi (SIG) merupakan…

Pelatihan SIG Dasar Dinas Kehutanan Papua

Pelatihan SIG Dasar Dinas Kehutanan Papua – Peta menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam kaitannya perijinan. Salah satu kasus yang dibawa oleh Dinas Kehutanan Papua adalah bagaimana membuat peta yang baik yang disertai dengan teknis analisis spasial sehingga informasi penting dalam peta dapat teridentifikasi dengan mudah.

Memang bukan hal mudah ketika berbicara mengenai analisis spasial, namun bukan hal yang tidak mungkin jika pemahaman akan konsep-konsep dasar di dapat di pahami sedikit demi sedikit.