Drone NiVO Agrios Solusi Krisis Tenaga Kerja Pertanian di Era Modern
Krisis tenaga kerja pertanian menjadi tantangan serius bagi banyak perusahaan agrikultur di Indonesia dan global. Keterbatasan jumlah pekerja lapangan, meningkatnya biaya upah, serta risiko kesehatan akibat paparan pestisida membuat metode kerja konvensional semakin sulit dipertahankan. Dalam kondisi ini, pemanfaatan teknologi menjadi langkah strategis. Drone NiVO Agrios hadir sebagai solusi modern yang mampu mengatasi krisis tenaga kerja pertanian melalui sistem penyemprotan otomatis, efisien, dan presisi tinggi.
Pada sistem pertanian tradisional, penyemprotan pestisida membutuhkan banyak tenaga kerja dengan waktu pengerjaan yang relatif lama. Selain itu, kualitas hasil penyemprotan sering kali tidak konsisten karena bergantung pada kondisi fisik dan pengalaman pekerja. Dengan menggunakan Drone spraying NiVO Agrios, perusahaan agrikultur dapat menggantikan pekerjaan puluhan pekerja lapangan hanya dengan satu operator drone. Hal ini secara langsung mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual dan membantu menjaga kelangsungan operasional di tengah keterbatasan SDM.
NiVO Agrios dilengkapi dengan sistem perencanaan rute otomatis berbasis GNSS yang memungkinkan drone bekerja secara mandiri mengikuti jalur yang telah ditentukan. Teknologi ini memastikan penyemprotan dilakukan secara merata tanpa area yang terlewat. Selain itu, fitur terrain-following membantu drone menyesuaikan ketinggian terbang mengikuti kontur lahan, sehingga hasil semprot tetap optimal meskipun digunakan di lahan tidak rata. Otomatisasi ini membuat pekerjaan penyemprotan menjadi lebih cepat, akurat, dan minim kesalahan manusia.
Keunggulan NiVO Agrios dalam mengatasi krisis tenaga kerja juga didukung oleh penggunaan High Pressure Nozzle. Teknologi nozzle bertekanan tinggi ini memungkinkan cairan pestisida menembus daun rapat dan kanopi tebal pada berbagai komoditas tanaman seperti jagung, tebu, kakao, kopi, dan sawit muda. Dengan hasil penyemprotan yang lebih efektif, perusahaan tidak perlu menambah tenaga kerja untuk pengulangan pekerjaan akibat hasil semprot yang tidak maksimal.
Dari sisi keselamatan kerja, penggunaan drone NiVO Agrios memberikan dampak yang sangat signifikan. Penyemprotan manual sering kali membuat pekerja terpapar langsung dengan bahan kimia berbahaya. Dengan sistem drone, operator dapat mengendalikan proses dari jarak aman tanpa kontak langsung dengan pestisida. Hal ini membantu perusahaan meningkatkan standar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sekaligus mengurangi risiko kesehatan jangka panjang bagi pekerja.
NiVO Agrios tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari 16L dan 20L, sehingga dapat disesuaikan dengan skala usaha perusahaan agrikultur. Perusahaan kecil dapat memanfaatkan drone berkapasitas lebih kecil untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja musiman, sementara perusahaan besar dapat menggunakan varian kapasitas besar untuk menggantikan tenaga kerja dalam jumlah lebih banyak. Fleksibilitas ini menjadikan NiVO Agrios solusi yang adaptif dan relevan bagi berbagai model bisnis pertanian.
Secara keseluruhan, Drone NiVO Agrios bukan hanya alat penyemprotan, tetapi solusi nyata untuk menghadapi krisis tenaga kerja pertanian. Dengan otomatisasi, presisi tinggi, dan peningkatan keselamatan kerja, drone ini membantu perusahaan agrikultur menjaga produktivitas, menekan biaya operasional, dan bertransformasi menuju sistem pertanian modern yang lebih efisien dan berkelanjutan.



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!