Pos

Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dan Kerjasama Antara TechnoGIS Indonesia dan PT PLN (Persero)

Penandatanganan Kerjasama antara TechnoGIS Indonesia dengan PT PLN – Menandai awal perjalanan kolaboratif yang menjanjikan, pada tanggal 12 Desember 2023 PT Techno GIS Indonesia diberi kesempatan untuk menjalin kerjasama dengan PT PLN (Persero), untuk mengawali kegiatan antara kedua belah pihak, PT TechnoGIS Indonesia resmi menyepakati Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT PLN (Persero), yang nantinya akan membawa dampak positif bagi pengelolaan energi nasional dan bekerjasama lebih lanjut.

               

Dalam kerjasama ini diharapkan akan tercipta produk – produk kolaboratif inisiasi antara PT Techno GIS Indonesia dengan PT PLN. Ide dan inovasi dari start-up ini akan menjadi suatu inovasi terbarukan bagi PT PLN serta sekaligus membangun kapasitas secara nasional.

PT Techno GIS Indonesia berharap dengan terciptanya kerjasama ini, menjadi Langkah awal untuk menciptakan kolaborasi-kolaborasi dan produk menarik yang tentunya akan sangat bermanfaat untuk menciptakan berbagai inovasi teknologi dengan pemanfaatan energi baru terbarukan.

Survey Geodetik dan Manfaatnya: Teknologi Penting untuk Pembangunan Infrastruktur

Survey Geodetik dan Manfaatnya: Teknologi Penting untuk Pembangunan Infrastruktur – Survey geodetik adalah teknologi penting dalam pembangunan infrastruktur. Dalam survey geodetik, setiap titik di bumi diukur dengan sangat teliti, bahkan hingga beberapa milimeter. Data yang akurat ini sangat penting dalam pembangunan infrastruktur dan pembangan lainya, mari kita cek apa manfaat dari pentingnya survey geodetik ini. 

Layanan Techno GIS : Jasa Survey Pemetaan 

Survey Geodetik

Survey geodetik adalah jenis survey pemetaan yang bertujuan untuk pengumpulan data akurat mengenai bentuk, ukuran, kondisi, dan posisi permukaan bumi. Dimana survey ini menggunakan alat survey pemetaan berupa total station, GPS dan juga software untuk pengolahan data survey. Beberapa jenis pengaplikasian survey geodetik dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk proses pembuatan peta daerah, untuk mengetahui dan memetakan batas tanah, untuk pemantauan deformasi geologis, mengetahui ketinggian permukaan laut dan juga untuk kebutuhan pembangunan daerah.

Survey geodetik perlu dilakukan untuk kegiatan pembangunan daerah, maupun project lain karena data data ini sangat berguna untuk pengambilan keputusan, pembuatan rencana dan juga pengembangan proyek nantinya.

baca juga : Mengenal GPS Geodetic – GNSS dan Kelebihannya 

Manfaatnya Survey Geodetik

Seperti yang kita tuliskan di atas, survey geodetik bisa diterapkan untuk banyak kebutuhan sehari-hari dan berbagai bidang. Beberapa contohnya dapat dipahami sebagai berikut:

1. Bidang Kontruksi

Dalam pembangunan jalan dan jembatan, hubungan survey geodetik dan manfaatnya sangat penting dalam menentukan lokasi yang tepat untuk pembangunan. Dalam survey geodetik, data yang dihasilkan dapat digunakan untuk memastikan bahwa jalan atau jembatan dibangun pada tanah yang stabil dan kuat. Hal ini sangat penting dalam memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dan infrastruktur lainnya.

Selain untuk pemilihan lokasi yang tepat, survey geodetik juga dapat digunakan dalam bidang konstruksi. Dalam survey geodetik, data yang dihasilkan dapat digunakan untuk memastikan bahwa bangunan dibangun pada tanah yang stabil dan kuat. Hal ini sangat penting dalam memastikan keamanan dan kekokohan bangunan. Survey geodetik juga dapat digunakan untuk memantau kondisi bangunan dan infrastruktur yang sudah ada. Dalam survey geodetik, data yang dihasilkan dapat digunakan untuk memeriksa keadaan jalan, jembatan, dan bangunan lainnya yang sangat penting dalam memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dan infrastruktur lainnya.

Dari segi keamanan, survey geodetik bisa membantu pemantauan perubahan topografi untuk memastikan keberlanjutan dan keamanan proyek juga mengidentifikasi dampak yang akan mempengaruhi infrastruktur.

Dengan menggunakan survey geodetik dalam konstruksi dan perencanaan infrastruktur, proyek dapat dilaksanakan dengan lebih akurat, efisien, dan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. Data geodetik yang terkumpul juga dapat digunakan untuk pemeliharaan dan perawatan jangka panjang infrastruktur yang telah dibangun.

Baca Juga : Manfaat Survey Topografi untuk Perencanaan Pembangunan

2. Perencanaan Kota

Selain itu, survey geodetik juga dapat digunakan dalam perencanaan kota. Dalam survey geodetik, data yang dihasilkan dapat digunakan untuk memetakan kota dan menentukan lokasi yang tepat untuk pembangunan infrastruktur baru. Hal ini sangat penting dalam memastikan bahwa pembangunan infrastruktur baru tidak merusak lingkungan dan kota yang sudah ada.

Juga digunakan untuk pemetaan jaringan dan transportasi yang efisien untuk memperbaiki aksesibilitas dalam kota. Begitu juga dengan drainasi dan sistem air dimana dengan survey geodetik membantu dalam pemetaan pemetaan saluran drainase, aliran air, distribusi air dan juga sungai dalam kota. Hal ini akan sangat berguna untuk pengelolaan banjir dan perlindungan lingkungan.

3. Energi

Survey geodetik juga dapat digunakan dalam pengembangan energi terbarukan. Dalam survey geodetik, data yang dihasilkan dapat digunakan untuk menemukan lokasi yang tepat untuk pembangunan turbin angin atau panel surya. Hal ini sangat penting dalam memastikan bahwa pembangunan energi terbarukan dilakukan dengan efektif dan efisien. 

Dalam pengembangan sumber daya energi bumi seperti minyak, gas dan lainya memerlukan survey geodetik untuk menentukan lokasi yang tepat guna mencari titik pengeboran sumur minyak dan gas. Survey ini dapat membantu penentuan kedalaman yang tepat untuk pengeboran sumur dan juga orientasinya.

Sedangkan untuk pemanfaatan energi panas bumi, survey geodetik digunakan untuk memetakan daerah yangm memiliki potensi energi panas bumi yang tinggi sehingga akan membantu memaksimalkan produksi energi panas bumi.

Dengan bantuan survey geodetik, pengembangan sumber daya energi dapat dilakukan dengan lebih efisien dan efektif. Data yang dikumpulkan melalui survey geodetik memungkinkan perusahaan energi untuk membuat keputusan strategis yang tepat, meminimalkan risiko, dan mengoptimalkan potensi produksi sumber daya energi.

Dengan akurasi dan ketelitian data yang dihasilkan, survey geodetik dan manfaatnya dapat digunakan untuk membangun infrastruktur yang aman, kuat, dan efisien. Survey geodetik juga dapat digunakan untuk memantau kondisi infrastruktur yang sudah ada, sehingga dapat diperbaiki jika diperlukan. Dalam jangka panjang, penggunaan survey geodetik dapat membantu membangun masyarakat yang lebih aman dan berkelanjutan.

 

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Melakukan Survei Geodetik

survey pemetaan geodetik

survey pemetaan geodetik

 

Setelah mengetahui Survey Geodetik dan manfaatnya, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar data yang dihasilkan dapat akurat dan berguna untuk keperluan yang diinginkan. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam survei geodetik.

  1. Menentukan tujuan survei: Sebelum melakukan survei, harus ditentukan tujuan survei yang jelas. Hal ini akan membantu dalam menentukan teknik survei yang akan digunakan, data apa saja yang perlu dikumpulkan, dan hasil apa yang diharapkan.
  2. Memilih teknik survei yang tepat: Terdapat berbagai teknik survei geodetik yang dapat digunakan, seperti teknik pengukuran GPS, teknik triangulasi, atau teknik pengukuran laser. Memilih teknik yang tepat akan membantu dalam menghasilkan data yang akurat dan relevan.
  3. Menentukan titik referensi yang jelas: Titik referensi merupakan titik awal yang digunakan sebagai dasar dalam melakukan pengukuran. Titik referensi harus ditentukan dengan jelas dan akurat agar hasil pengukuran dapat dihitung dengan benar.
  4. Memilih alat pengukur yang berkualitas: Penggunaan alat pengukur yang berkualitas akan sangat mempengaruhi akurasi dan keakuratan data yang dihasilkan. Alat pengukur harus dilakukan kalibrasi secara teratur dan diperiksa keandalannya sebelum digunakan.
  5. Menghindari faktor gangguan: Dalam melakukan survei geodetik, terdapat faktor gangguan seperti cuaca, medan yang sulit, atau interferensi elektromagnetik. Faktor-faktor ini dapat mempengaruhi akurasi pengukuran dan harus dihindari sebisa mungkin.
  6. Melakukan pengukuran lebih dari satu kali: Dalam survei geodetik, pengukuran yang dilakukan lebih dari satu kali dapat membantu mengurangi kesalahan pengukuran dan memastikan data yang dihasilkan akurat.
  7. Melakukan pengolahan data yang benar: Setelah data dihasilkan, pengolahan data yang benar sangat penting dalam menghasilkan hasil yang akurat. Pengolahan data meliputi penggabungan data, perhitungan statistik, dan penyusunan laporan hasil survei.

Dalam melakukan survei geodetik, diperlukan ketelitian dan kehati-hatian dalam setiap langkahnya. Hal-hal diatas harus diperhatikan agar data yang dihasilkan akurat dan berguna untuk keperluan yang diinginkan.

Tantangan dalam Melakukan Survey Geodetik

Ada beberapa tantangan dalam melakukan survey topografi, hal ini menyangkut dengan kondisi daerah sampai dengan tim untuk melakukan survey topografi.

1. Kondisi alam

Dalam melakukan survey, kondisi alam baik dari topografi sampai dengan cuaca akan sangat mempengaruhi proses survey. Dari kondisi topografi, jika daerah cukup terpencil seperti pegunungan, hutan maupun daerah yang sulit diakses, hal ini akan menyulitkan tim survey sehingga membutuhkan usaha dan waktu yang lebih untuk melakukan survey. Selain itu dari kondisi lingkungan seperti angin, cuaca buruk maupun badai akan sangat mempengaruhi hasil pengambilan data karena kerja alat akan terganggu.

2. Sumber Daya Manusia (SDM)

Selain itu ada banyak pengaruh dari SDM, misalnya kurangnya SDM membuat proses survey menjadi lebih lama. Juga jika kemampuan surveyor dan alat memadai yang digunakan tidak terpenuhi maka proses akan lebih sulit dilakukan.

Dalam pengolahan data juga, sangat membutuhkan kemampuan SDM untuk menggunakan dan mengoperasionalkan software. Jika hal ini tidak dikuasai maka output akan kurang maksimal.

artikel terkait : Apa sih Peran Surveyor dalam Proses Survey Pemetaan?

Jasa Pemetaan Geodetik Jagoweb Design

Apakah Anda memerlukan solusi yang akurat dan terpercaya dalam pemetaan dan pemeliharaan informasi geospasial? jasa survey pemetaan Techno GIS hadir untuk Anda!

Dengan menggunakan jasa survey geodetik, Anda dapat mengatasi berbagai tantangan dalam pemetaan lahan, perencanaan infrastruktur, pengembangan sumber daya, dan tata kota. Tim ahli kami dilengkapi dengan pengetahuan dan pengalaman yang luas dalam melakukan pengukuran yang akurat, pemetaan yang detail, serta analisis data yang cermat.

Dengan menggunakan metode dan teknologi terkini, kami dapat membantu Anda mengumpulkan data geodetik yang berkualitas tinggi untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan perencanaan yang efektif. Kami juga menawarkan layanan pemrosesan data yang komprehensif untuk memberikan hasil yang akurat dan mudah dipahami.

Untuk informasi layanan, fasilitas dan harga bisa langsung hubungi tim Techno GIS

Kontak Technogis

Kontak Technogis

 

 

Perbandingan Waterpass Theodolite dan Total Station Dalam Survey Pemetaan

Perbandingan Waterpass Theodolite dan Total Station Dalam Survey Pemetaan – Sebelum proses pembuatan konstruksi bangunan, Anda perlu memperhatikan perbandingan Waterpass, Theodolite dan Total Station terlebih dahulu. Seperti sudah diketahui bahwa dalam proses pembangunan biasanya akan menggunakan sejumlah peralatan.

Tim survey akan melakukan peninjauan terlebih dahulu dengan tujuan melakukan pengukuran tanah atau survey topografi sekaligus kemiringan tanah. Atau proses tersebut lebih dikenal dengan sebutan penyelidikan tanah dan akan menggunakan alat bantu.

Tujuan dari penggunaan alat bantu itulah akan membantu dalam proses pengukuran luas tanah serta kemiringannya. Beberapa alat yang digunakan tersebut diantaranya adalah waterpass, theodolite sekaligus total station.

Perbandingan Waterpass Theodolite dan Total Station

pada awal proyek dari pembangunan biasanya memang masih lahan kosong tandung ataupun banyak ditumbuhi oleh rumput liar. Oleh sebab itulah, sebelum menentukan proses pembangunan biasanya akan dilakukan yang namanya survey terlebih dahulu oleh pihak team surveyor. 

Seperti sudah disinggung sebelumnya bahwa tujuan dari survei tersebut adalah guna mengetahui lebar tanah sekaligus kemiringannya. Namun pekerjaan pengukuran dan pemetaan tersebut akan membutuhkan waktu yang tidak singkat. 

Oleh karena itulah tim surveyor biasanya akan menggunakan sejumlah peralatan penting dalam pembangunan konstruksi. Berikut ini perbedaan antara waterpass, theodolite serta total station yang perlu diketahui.

Baca: Apa sih Peran Surveyor dalam Proses Survey Pemetaan?

1. Waterpass 

Waterpass ini merupakan sebuah alat ukur ringan sekaligus mempunyai bentuk lebih simple dibandingkan dengan Theodolite. Kegunaannya memang hampir sama tetapi untuk waterpass mempunyai keterbatasan pada pengukuran. 

Oleh sebab itulah, waterpass mungkin kurang tepat apabila digunakan untuk menentukan koordinat titik. Alat inilah biasanya digunakan buat menentukan elevasi atau peil untuk balok, kolom ataupun plat lantai. 

Di samping itu, waterpass juga sering digunakan untuk mengukur ketinggian dari penulangan sehingga tidak sampai melebihi dari tinggi rencana dari pembuatan struktur. 

Cara kerjanya sebenarnya hampir sama dengan theodolite tetapi memang memiliki sifat lebih ringan, simple serta pengaturannya mudah dipahami oleh pengguna. 

2. Theodolite 

Berikutnya adalah theodolite yakni alat ukur digital yang digunakan untuk mengukur tanah serta menentukan elevasi pada sebuah bangunan, titik as bangunan sekaligus sudut-sudut pada ruangan. 

Pada umumnya, Theodolite sendiri digunakan pada awal pelaksanaan dari proyek dengan tujuan menentukan peil dasar bangunan. Bahkan penggunaannya juga sering untuk as balok, plat lantai, kolom dan lain sebagainya. 

Jika anda masih bingung dalam penggunaan alat ini, maka bisa langsung menyimak ulasannya dibawah ini: 

  • Silahkan pasangan tripod kaki tiga dan pasang theodolite diatasnya. Kencangkan agar tidak sampai goyang 
  • Pasanglah bagian unting-unting kebawah sebagai titik acuan nantinya 
  • Putar pin sampai gelembung ke titik tengah di nivo 
  • Sesudah alat siap tembak ke prisma untuk memulai proses pengukuran jarak 
  • Catat pengukuran dan masukkan data ke dalam software untuk menghitung elevasi.

3. Total Station 

Berikutnya adalah total station yakni digunakan dalam pemetaan atau konstruksi bangunan. Alat inilah akan membantu dalam pengukuran jarak sekaligus sudut secara otomatis dan didalamnya dilengkapi oleh chip memori. 

Keberadaannya sebenarnya mirip dengan theodolite yang sudah terintegrasi dengan komponen jarak elektronik untuk membaca jarak sekaligus kemiringan di titik tertentu. Kegunaannya inilah juga akan memberikan banyak keuntungan.

Kesimpulan 

Dalam proses konstruksi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu agar proyek bisa selesai dengan maksimal. Termasuk mengetahui luas sekaligus jarak dari lahan tersebut dengan baik dengan cara menggunakan beberapa alat. 

Untuk Anda yang masih bingung dalam memahami perbandingan waterpass, theodolite dan total station, bisa mengikuti pelatihan gis bersama technogis.co.id. Selain survey pemetaan kami juga menghadirkan banyak pelatihan gis mulai dasar sampai dengan advance dan pelatihan pemetaan lainya seperti pelatihan pemetaan drone dan pelatihan webgis.

sekian ulasan hari ini tentang waterpass, Theodolite dan total station semoga bermanfaat!

Ini Dia Beragam Alat Survey Pemetaan yang Perlu Anda Ketahui!

Ini Dia Beragam Alat Survey Pemetaan yang Perlu Anda Ketahui! – Dalam kegiatan pengambilan data atau dikenal dengan istilah pengamatan, pastinya membutuhkan yang namanya pengukuran, peralatan survey dan juga metode demi menunjang pengamatan tersebut, bukan? Oleh karena itulah, tidak heran jika alat – alat survey pemetaan sering kali dijadikan sebagai media pendukung dalam melakukan kegiatan pengamatan. Kendati demikian, tahukah Anda mengenai apa saja kira – kira peralatan pendukung dalam survey pemetaan tersebut? Apabila Anda penasaran, maka bisa simak informasi selengkapnya berikut ini.

 

Apa yang Dimaksud dengan Peralatan Survey Pemetaan?

Pada dasarnya, pengukuran dikenal sebagai aktivitas ataupun tindakan untuk membandingkan suatu besaran yang belum diketahui nilai ataupun harganya terhadap besaran lain yang sudah diketahui nilainya. Sebagai contoh yakni seperti besaran standar. Pekerjaan inilah yang dikenal dengan istilah pengukuran atau mengukur. Sementara itu, pembandingannya disebut dengan istilah alat ukur. Biasanya, pengukuran sendiri banyak sekali dilakukan dalam bidang teknik ataupun industri.

Di sisi lain, alat survey pemetaan sendiri umumnya memiliki banyak sekali jenisnya. Dimana dalam hal ini, pengukurannya tergantung dari banyak faktor. Seperti misalnya objek yang diukur serta hasil yang diinginkan. Pada ilmu ukur tanah sendiri dikatakan sebagai bagian dari ilmu geodasi yang mana mempelajari cara – cara pengukuran di permukaan bumi dan di bawah tanah untuk berbagai kepentingan. Seperti misalnya untuk kegiatan pemetaan dan penentuan posisi relatif pada daerah yang dinilai relatif sempit sehingga unsur kelengkapan permukaan buminya bisa diabaikan. 

Baca Juga Definisi, Komponen dan Manfaat Remote Sensing

 

Berbagai Alat Survey Pemetaan

Tahukah Anda, bahwasanya dalam melakukan kegiatan survey pemetaan sendiri umumnya memerlukan yang namanya ketelitian yang tinggi serta penggunaan alat ukur. Hal ini penting dilakukan lantaran pekerjaan utama dari survey ini yakni mengukur sudut dan juga jarak. Adapun berbagai alat – alat ukur yang dibutuhkan dalam kegiatan survey pemetaan bisa Anda lihat seperti berikut :

1. Meteran

Alat meteran atau pita ukur ini terbuat dari bahan plastik lentur berbentuk pita dengan panjang tertentu dan memiliki garis & angka. Kegunaan meteran dalam kegiatan ini yaitu untuk mengukur panjang serta jarak. Meteran ini menggunakan satuan internasional (SI) berupa meter (m), centimeter (cm) dan juga millimeter (mm).

2. Penggaris / Mistar

Berikutnya, ada alat ukur penggaris / mistar yang terbuat dari bahan plastik atau besi aluminium serta memiliki skala paling kecil yaitu 1 millimeter (mm). Penggaris / mistar sendiri memiliki tingkat ketelitian mencapai 0,5 mm. 

3. Rambu Ukur

Merupakan alat yang sering kali digunakan untuk mempermudah pengukuran beda tinggi antara garis yang dibidik dengan permukaan tanah. Alat ini terbuat dari bahan kayu atau campuran aluminium dan terdapat skala angka yang digunakan untuk mempermudah pembacaan. 

4. Kompas

Alat yang memiliki komponen utama berupa jarum dan terbuat dari besi sembrani atau magnet. Kegunaan alat ini dalam survey pemetaan yakni untuk menentukan arah dari satu titik ke titik yang lain sesuai dengan besarnya sudut azimuth.

5. Theodolite

Theodolite Merupakan alat canggih untuk melakukan pengukuran survey pemetaan. Fungsi alat ini yakni untuk menentukan tinggi tanah pengukuran sudut horizontal dan vertikal.

6. Global Positioning System (GPS)

Menggunakan 24 satelit, alat GPS untuk pemetaan ini memiliki kegunaan penting untuk menentukan koordinat letak yang ada di permukaan bumi menggunakan satelit. Selain itu, GPS juga digunakan untuk mengetahui titik koordinat, kecepatan dan lain – lain saat survey pemetaan dilakukan.

7. Peta Lokasi dan Peta Topografi

Terakhir, ada peta lokasi dan juga peta topografi. Keberadaan peta tersebut berguna untuk mengetahui lokasi kawasan demi kebutuhan survey. Seperti misalnya untuk peletakan benchmark, foresight dan transek titik pengukuran.

Baca Artikel Tentang Mengenal Pengertian Survey Terestris dan Metode Pengukurannya

 

Kesimpulan

Dengan mengetahui berbagai alat survey pemetaan beserta fungsinya di atas, maka akan sangat mendukung kegiatan survey pemetaan yang dilakukan nantinya. Ada banyak sekali alat yang digunakan untuk mendukung pross pemetaan berjalan dengan baik dan lancar. 

Nah untuk Anda yang ingin membutuhkan alat pemetaan bisa banget ke jasa pemetaan Techno GIS Indonesia. Kami menyediakan sewa alat survey untuk membantu Anda menjalankan proyek pemetaan dengan mudah. Penyewaan syarat yang mudah untuk mendukung proyek Anda.

Langsung hubungi Kontak Techno GIS ada disini!

kontak technogis indoneisa

Pelatihan GIS Dasar dan Survey Pemetaan Sekda Kab. Rokan Hulu Tahun 2021

Pelatihan GIS Dasar dan Survey Pemetaan Sekda Kab. Rokan Hulu Tahun 2021 – TechnoGIS Indonesia bekerja sama dengan Sekretariat Daerah Kab. Rokan Hulu melakasanakan pelatihan GIS Dasae dan Survey Pemetaan pada bulan Desember 2021 di Yogyakarta.

Materi-materi GIS Dasar yang diberikan yaitu:

  • Pengantar GIS dan Pemetaan Dasar;
  • Pengenalan dan Pembuatan Database;
  • Rektifikasi;
  • Membuat Data Spasial;
  • Spatial and Attribute Data Management;
  • Simbologi;
  • Topology;
  • Query Data;
  • Analyst Tool;
  • Layout dan Pencetakan Peta.

Untuk materi Survey Pemetaan diantaranya:

  • Pengantar GPS
  • GIS dan Pemetaan
  • Pengenalan Alat GPS
  • Metode Pengukuran (Statik, RTK, NTHP)
  • Praktek Lapangan
  • Pengelolaan Lapangan

 

TechnoGIS Indonesia menyelenggarakan pelatihan dengan sistem exhouse (bertempat di kantor TechnoGIS Indonesia) dan inhouse (tempat mengikuti peserta dengan minimum kuota). Fasilitas yang kami berikan berupa Seminar kit, modul pelatihan, software, penginapan, makan siang dan coffee break 2x (untuk paket inhouse).

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di:

  • Studio : Jln Pamularsih No 152B, Klaseman, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta 55581.
  • Email  : [email protected]
  • Telp    : 0274 – 885879 / Hp (WA) : 0813-2552-3979

Klik disini untuk melihat detail paket: Pelatihan GIS Tingkat Dasar

Perbedaan Survey Terestris dan Pemetaan Tematik

Perbedaan Survey Terestris dan Pemetaan Tematik – Dalam ilmu kebumian pasti akan ada istilah survey, pemetaan, pengukuran saat kita mempelajari nya. Hal-hal tersebut akan sangat berkaitan satu dengan yang lain, namun dalam dunia kerja beberapa hal tersebut memiliki arti yang berbeda  apalagi ketika sudah sangat teknis.

Mulai dari pengukuran terlebih dahulu, pengukuran yang dimaksud dalam bidang geografi adalah pengukuran posisi secara absolut. Dengan diketahui posisi suatu objek atau titik lokasi maka dapat pula diturunkan hingga informasi jarak ataupun luas baik horizontal ataupun vertikal terhadap objek lainnya. Selain itu, pengukuran yang dilakukan juga dapat berupa pengukuran intensitas objek, kerapatan, kapadatan, dan lain sebagainya bergantung dengan tema kajian yang diangkat. Pengukuran pada dasarnya menentukan nilai kuantitatif suatu fenomena atau objek tertentu untuk dilakukan analisis lebih lanjut.

Beralih ke survey, penggunaan kata survey juga berkaitan terhadap pengukuran. Survey merupakan teknik riset untuk mengumpulkan data. Lantas apa bedanya dengan pengukuran? Jika pengukuran menentukan nilai dari suatu fenomena atau objek, sedangkan survey adalah kegiatan yang menaungi pengukuran khusus yang dilakukan dengan cara berinteraksi atau observasi langsung dengan objek. Jadi survei biasanya dilakukan untuk mengumpulkan data primer. Pelaksanaan survey juga perlu persiapan yang cukup rinci mengingat data primer jauh lebih sulit diperoleh dan membutuhkan alat survey yang disesuaikan dengan temanya. Ada yang menggunakan alat ukur tanah ataupun alat ukur berupa kuisioner. Semua bergantung pada informasi apa yang ingin diperoleh.

Hasil survey dan pengukuran tersebut yang nantinya akan diolah dan dijadikan peta untuk mempermudah pembaacaan atau analisis lanjutan dilakukan. Proses ini disebut dengan pemetaan. Pemetaan memang tidak mudah dilakukan mengingat banyak kaidah yang perlu dipertimbangkan untuk menjadikan informasi terepresentasi dengan baik dan informatif. Namun bukan berarti tidak mungkin untuk dipelajari karena pada dasarnya jika memiliki ttekad kuat dan tekun akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Bagi yang ingin melakukan pemetaan namun kapabitas untuk melakukannya masih kurng mampu, bisa gunakan jasa pemetaan untuk membantu memecahkan permasalahan tersebut. Tidak lupa pula kami juga menyediakan jasa survey untuk membantu memberikan solusi pemetaan Anda.

Welcome

1 Million Hectare

Area Mapping Services

1.262 Clients

Services & Instrument Sales

$1 Million

Transaction Handling

200 Owesome People

People and Communities

No better place to get GIS solution

Visit TechnoGIS Indonesia


Main Office
Jl Pamularsih No.152 B,
Klaseman, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Indonesia, 55283

PIDI 4.0 Building 8th Floor
Jl Raya Kby. Lama No.41, RT.6/RW.8, Sukabumi, Kb. Jeruk, West Jakarta, Indonesia, 11560

Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dan Kerjasama Antara TechnoGIS Indonesia dan PT PLN (Persero)

Penandatanganan Kerjasama antara TechnoGIS Indonesia dengan PT PLN – Menandai awal perjalanan kolaboratif yang menjanjikan, pada tanggal 12 Desember 2023 PT Techno GIS Indonesia diberi kesempatan untuk menjalin kerjasama dengan PT PLN (Persero), untuk mengawali kegiatan antara kedua belah pihak, PT TechnoGIS Indonesia resmi menyepakati Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT PLN (Persero), yang nantinya akan membawa dampak positif bagi pengelolaan energi nasional dan bekerjasama lebih lanjut.

               

Dalam kerjasama ini diharapkan akan tercipta produk – produk kolaboratif inisiasi antara PT Techno GIS Indonesia dengan PT PLN. Ide dan inovasi dari start-up ini akan menjadi suatu inovasi terbarukan bagi PT PLN serta sekaligus membangun kapasitas secara nasional.

PT Techno GIS Indonesia berharap dengan terciptanya kerjasama ini, menjadi Langkah awal untuk menciptakan kolaborasi-kolaborasi dan produk menarik yang tentunya akan sangat bermanfaat untuk menciptakan berbagai inovasi teknologi dengan pemanfaatan energi baru terbarukan.

Survey Geodetik dan Manfaatnya: Teknologi Penting untuk Pembangunan Infrastruktur

Survey Geodetik dan Manfaatnya: Teknologi Penting untuk Pembangunan Infrastruktur – Survey geodetik adalah teknologi penting dalam pembangunan infrastruktur. Dalam survey geodetik, setiap titik di bumi diukur dengan sangat teliti, bahkan hingga beberapa milimeter. Data yang akurat ini sangat penting dalam pembangunan infrastruktur dan pembangan lainya, mari kita cek apa manfaat dari pentingnya survey geodetik ini. 

Layanan Techno GIS : Jasa Survey Pemetaan 

Survey Geodetik

Survey geodetik adalah jenis survey pemetaan yang bertujuan untuk pengumpulan data akurat mengenai bentuk, ukuran, kondisi, dan posisi permukaan bumi. Dimana survey ini menggunakan alat survey pemetaan berupa total station, GPS dan juga software untuk pengolahan data survey. Beberapa jenis pengaplikasian survey geodetik dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk proses pembuatan peta daerah, untuk mengetahui dan memetakan batas tanah, untuk pemantauan deformasi geologis, mengetahui ketinggian permukaan laut dan juga untuk kebutuhan pembangunan daerah.

Survey geodetik perlu dilakukan untuk kegiatan pembangunan daerah, maupun project lain karena data data ini sangat berguna untuk pengambilan keputusan, pembuatan rencana dan juga pengembangan proyek nantinya.

baca juga : Mengenal GPS Geodetic – GNSS dan Kelebihannya 

Manfaatnya Survey Geodetik

Seperti yang kita tuliskan di atas, survey geodetik bisa diterapkan untuk banyak kebutuhan sehari-hari dan berbagai bidang. Beberapa contohnya dapat dipahami sebagai berikut:

1. Bidang Kontruksi

Dalam pembangunan jalan dan jembatan, hubungan survey geodetik dan manfaatnya sangat penting dalam menentukan lokasi yang tepat untuk pembangunan. Dalam survey geodetik, data yang dihasilkan dapat digunakan untuk memastikan bahwa jalan atau jembatan dibangun pada tanah yang stabil dan kuat. Hal ini sangat penting dalam memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dan infrastruktur lainnya.

Selain untuk pemilihan lokasi yang tepat, survey geodetik juga dapat digunakan dalam bidang konstruksi. Dalam survey geodetik, data yang dihasilkan dapat digunakan untuk memastikan bahwa bangunan dibangun pada tanah yang stabil dan kuat. Hal ini sangat penting dalam memastikan keamanan dan kekokohan bangunan. Survey geodetik juga dapat digunakan untuk memantau kondisi bangunan dan infrastruktur yang sudah ada. Dalam survey geodetik, data yang dihasilkan dapat digunakan untuk memeriksa keadaan jalan, jembatan, dan bangunan lainnya yang sangat penting dalam memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dan infrastruktur lainnya.

Dari segi keamanan, survey geodetik bisa membantu pemantauan perubahan topografi untuk memastikan keberlanjutan dan keamanan proyek juga mengidentifikasi dampak yang akan mempengaruhi infrastruktur.

Dengan menggunakan survey geodetik dalam konstruksi dan perencanaan infrastruktur, proyek dapat dilaksanakan dengan lebih akurat, efisien, dan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. Data geodetik yang terkumpul juga dapat digunakan untuk pemeliharaan dan perawatan jangka panjang infrastruktur yang telah dibangun.

Baca Juga : Manfaat Survey Topografi untuk Perencanaan Pembangunan

2. Perencanaan Kota

Selain itu, survey geodetik juga dapat digunakan dalam perencanaan kota. Dalam survey geodetik, data yang dihasilkan dapat digunakan untuk memetakan kota dan menentukan lokasi yang tepat untuk pembangunan infrastruktur baru. Hal ini sangat penting dalam memastikan bahwa pembangunan infrastruktur baru tidak merusak lingkungan dan kota yang sudah ada.

Juga digunakan untuk pemetaan jaringan dan transportasi yang efisien untuk memperbaiki aksesibilitas dalam kota. Begitu juga dengan drainasi dan sistem air dimana dengan survey geodetik membantu dalam pemetaan pemetaan saluran drainase, aliran air, distribusi air dan juga sungai dalam kota. Hal ini akan sangat berguna untuk pengelolaan banjir dan perlindungan lingkungan.

3. Energi

Survey geodetik juga dapat digunakan dalam pengembangan energi terbarukan. Dalam survey geodetik, data yang dihasilkan dapat digunakan untuk menemukan lokasi yang tepat untuk pembangunan turbin angin atau panel surya. Hal ini sangat penting dalam memastikan bahwa pembangunan energi terbarukan dilakukan dengan efektif dan efisien. 

Dalam pengembangan sumber daya energi bumi seperti minyak, gas dan lainya memerlukan survey geodetik untuk menentukan lokasi yang tepat guna mencari titik pengeboran sumur minyak dan gas. Survey ini dapat membantu penentuan kedalaman yang tepat untuk pengeboran sumur dan juga orientasinya.

Sedangkan untuk pemanfaatan energi panas bumi, survey geodetik digunakan untuk memetakan daerah yangm memiliki potensi energi panas bumi yang tinggi sehingga akan membantu memaksimalkan produksi energi panas bumi.

Dengan bantuan survey geodetik, pengembangan sumber daya energi dapat dilakukan dengan lebih efisien dan efektif. Data yang dikumpulkan melalui survey geodetik memungkinkan perusahaan energi untuk membuat keputusan strategis yang tepat, meminimalkan risiko, dan mengoptimalkan potensi produksi sumber daya energi.

Dengan akurasi dan ketelitian data yang dihasilkan, survey geodetik dan manfaatnya dapat digunakan untuk membangun infrastruktur yang aman, kuat, dan efisien. Survey geodetik juga dapat digunakan untuk memantau kondisi infrastruktur yang sudah ada, sehingga dapat diperbaiki jika diperlukan. Dalam jangka panjang, penggunaan survey geodetik dapat membantu membangun masyarakat yang lebih aman dan berkelanjutan.

 

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Melakukan Survei Geodetik

survey pemetaan geodetik

survey pemetaan geodetik

 

Setelah mengetahui Survey Geodetik dan manfaatnya, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar data yang dihasilkan dapat akurat dan berguna untuk keperluan yang diinginkan. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam survei geodetik.

  1. Menentukan tujuan survei: Sebelum melakukan survei, harus ditentukan tujuan survei yang jelas. Hal ini akan membantu dalam menentukan teknik survei yang akan digunakan, data apa saja yang perlu dikumpulkan, dan hasil apa yang diharapkan.
  2. Memilih teknik survei yang tepat: Terdapat berbagai teknik survei geodetik yang dapat digunakan, seperti teknik pengukuran GPS, teknik triangulasi, atau teknik pengukuran laser. Memilih teknik yang tepat akan membantu dalam menghasilkan data yang akurat dan relevan.
  3. Menentukan titik referensi yang jelas: Titik referensi merupakan titik awal yang digunakan sebagai dasar dalam melakukan pengukuran. Titik referensi harus ditentukan dengan jelas dan akurat agar hasil pengukuran dapat dihitung dengan benar.
  4. Memilih alat pengukur yang berkualitas: Penggunaan alat pengukur yang berkualitas akan sangat mempengaruhi akurasi dan keakuratan data yang dihasilkan. Alat pengukur harus dilakukan kalibrasi secara teratur dan diperiksa keandalannya sebelum digunakan.
  5. Menghindari faktor gangguan: Dalam melakukan survei geodetik, terdapat faktor gangguan seperti cuaca, medan yang sulit, atau interferensi elektromagnetik. Faktor-faktor ini dapat mempengaruhi akurasi pengukuran dan harus dihindari sebisa mungkin.
  6. Melakukan pengukuran lebih dari satu kali: Dalam survei geodetik, pengukuran yang dilakukan lebih dari satu kali dapat membantu mengurangi kesalahan pengukuran dan memastikan data yang dihasilkan akurat.
  7. Melakukan pengolahan data yang benar: Setelah data dihasilkan, pengolahan data yang benar sangat penting dalam menghasilkan hasil yang akurat. Pengolahan data meliputi penggabungan data, perhitungan statistik, dan penyusunan laporan hasil survei.

Dalam melakukan survei geodetik, diperlukan ketelitian dan kehati-hatian dalam setiap langkahnya. Hal-hal diatas harus diperhatikan agar data yang dihasilkan akurat dan berguna untuk keperluan yang diinginkan.

Tantangan dalam Melakukan Survey Geodetik

Ada beberapa tantangan dalam melakukan survey topografi, hal ini menyangkut dengan kondisi daerah sampai dengan tim untuk melakukan survey topografi.

1. Kondisi alam

Dalam melakukan survey, kondisi alam baik dari topografi sampai dengan cuaca akan sangat mempengaruhi proses survey. Dari kondisi topografi, jika daerah cukup terpencil seperti pegunungan, hutan maupun daerah yang sulit diakses, hal ini akan menyulitkan tim survey sehingga membutuhkan usaha dan waktu yang lebih untuk melakukan survey. Selain itu dari kondisi lingkungan seperti angin, cuaca buruk maupun badai akan sangat mempengaruhi hasil pengambilan data karena kerja alat akan terganggu.

2. Sumber Daya Manusia (SDM)

Selain itu ada banyak pengaruh dari SDM, misalnya kurangnya SDM membuat proses survey menjadi lebih lama. Juga jika kemampuan surveyor dan alat memadai yang digunakan tidak terpenuhi maka proses akan lebih sulit dilakukan.

Dalam pengolahan data juga, sangat membutuhkan kemampuan SDM untuk menggunakan dan mengoperasionalkan software. Jika hal ini tidak dikuasai maka output akan kurang maksimal.

artikel terkait : Apa sih Peran Surveyor dalam Proses Survey Pemetaan?

Jasa Pemetaan Geodetik Jagoweb Design

Apakah Anda memerlukan solusi yang akurat dan terpercaya dalam pemetaan dan pemeliharaan informasi geospasial? jasa survey pemetaan Techno GIS hadir untuk Anda!

Dengan menggunakan jasa survey geodetik, Anda dapat mengatasi berbagai tantangan dalam pemetaan lahan, perencanaan infrastruktur, pengembangan sumber daya, dan tata kota. Tim ahli kami dilengkapi dengan pengetahuan dan pengalaman yang luas dalam melakukan pengukuran yang akurat, pemetaan yang detail, serta analisis data yang cermat.

Dengan menggunakan metode dan teknologi terkini, kami dapat membantu Anda mengumpulkan data geodetik yang berkualitas tinggi untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan perencanaan yang efektif. Kami juga menawarkan layanan pemrosesan data yang komprehensif untuk memberikan hasil yang akurat dan mudah dipahami.

Untuk informasi layanan, fasilitas dan harga bisa langsung hubungi tim Techno GIS

Kontak Technogis

Kontak Technogis

 

 

Perbandingan Waterpass Theodolite dan Total Station Dalam Survey Pemetaan

Perbandingan Waterpass Theodolite dan Total Station Dalam Survey Pemetaan – Sebelum proses pembuatan konstruksi bangunan, Anda perlu memperhatikan perbandingan Waterpass, Theodolite dan Total Station terlebih dahulu. Seperti sudah diketahui bahwa dalam proses pembangunan biasanya akan menggunakan sejumlah peralatan.

Tim survey akan melakukan peninjauan terlebih dahulu dengan tujuan melakukan pengukuran tanah atau survey topografi sekaligus kemiringan tanah. Atau proses tersebut lebih dikenal dengan sebutan penyelidikan tanah dan akan menggunakan alat bantu.

Tujuan dari penggunaan alat bantu itulah akan membantu dalam proses pengukuran luas tanah serta kemiringannya. Beberapa alat yang digunakan tersebut diantaranya adalah waterpass, theodolite sekaligus total station.

Perbandingan Waterpass Theodolite dan Total Station

pada awal proyek dari pembangunan biasanya memang masih lahan kosong tandung ataupun banyak ditumbuhi oleh rumput liar. Oleh sebab itulah, sebelum menentukan proses pembangunan biasanya akan dilakukan yang namanya survey terlebih dahulu oleh pihak team surveyor. 

Seperti sudah disinggung sebelumnya bahwa tujuan dari survei tersebut adalah guna mengetahui lebar tanah sekaligus kemiringannya. Namun pekerjaan pengukuran dan pemetaan tersebut akan membutuhkan waktu yang tidak singkat. 

Oleh karena itulah tim surveyor biasanya akan menggunakan sejumlah peralatan penting dalam pembangunan konstruksi. Berikut ini perbedaan antara waterpass, theodolite serta total station yang perlu diketahui.

Baca: Apa sih Peran Surveyor dalam Proses Survey Pemetaan?

1. Waterpass 

Waterpass ini merupakan sebuah alat ukur ringan sekaligus mempunyai bentuk lebih simple dibandingkan dengan Theodolite. Kegunaannya memang hampir sama tetapi untuk waterpass mempunyai keterbatasan pada pengukuran. 

Oleh sebab itulah, waterpass mungkin kurang tepat apabila digunakan untuk menentukan koordinat titik. Alat inilah biasanya digunakan buat menentukan elevasi atau peil untuk balok, kolom ataupun plat lantai. 

Di samping itu, waterpass juga sering digunakan untuk mengukur ketinggian dari penulangan sehingga tidak sampai melebihi dari tinggi rencana dari pembuatan struktur. 

Cara kerjanya sebenarnya hampir sama dengan theodolite tetapi memang memiliki sifat lebih ringan, simple serta pengaturannya mudah dipahami oleh pengguna. 

2. Theodolite 

Berikutnya adalah theodolite yakni alat ukur digital yang digunakan untuk mengukur tanah serta menentukan elevasi pada sebuah bangunan, titik as bangunan sekaligus sudut-sudut pada ruangan. 

Pada umumnya, Theodolite sendiri digunakan pada awal pelaksanaan dari proyek dengan tujuan menentukan peil dasar bangunan. Bahkan penggunaannya juga sering untuk as balok, plat lantai, kolom dan lain sebagainya. 

Jika anda masih bingung dalam penggunaan alat ini, maka bisa langsung menyimak ulasannya dibawah ini: 

  • Silahkan pasangan tripod kaki tiga dan pasang theodolite diatasnya. Kencangkan agar tidak sampai goyang 
  • Pasanglah bagian unting-unting kebawah sebagai titik acuan nantinya 
  • Putar pin sampai gelembung ke titik tengah di nivo 
  • Sesudah alat siap tembak ke prisma untuk memulai proses pengukuran jarak 
  • Catat pengukuran dan masukkan data ke dalam software untuk menghitung elevasi.

3. Total Station 

Berikutnya adalah total station yakni digunakan dalam pemetaan atau konstruksi bangunan. Alat inilah akan membantu dalam pengukuran jarak sekaligus sudut secara otomatis dan didalamnya dilengkapi oleh chip memori. 

Keberadaannya sebenarnya mirip dengan theodolite yang sudah terintegrasi dengan komponen jarak elektronik untuk membaca jarak sekaligus kemiringan di titik tertentu. Kegunaannya inilah juga akan memberikan banyak keuntungan.

Kesimpulan 

Dalam proses konstruksi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu agar proyek bisa selesai dengan maksimal. Termasuk mengetahui luas sekaligus jarak dari lahan tersebut dengan baik dengan cara menggunakan beberapa alat. 

Untuk Anda yang masih bingung dalam memahami perbandingan waterpass, theodolite dan total station, bisa mengikuti pelatihan gis bersama technogis.co.id. Selain survey pemetaan kami juga menghadirkan banyak pelatihan gis mulai dasar sampai dengan advance dan pelatihan pemetaan lainya seperti pelatihan pemetaan drone dan pelatihan webgis.

sekian ulasan hari ini tentang waterpass, Theodolite dan total station semoga bermanfaat!

Ini Dia Beragam Alat Survey Pemetaan yang Perlu Anda Ketahui!

Ini Dia Beragam Alat Survey Pemetaan yang Perlu Anda Ketahui! – Dalam kegiatan pengambilan data atau dikenal dengan istilah pengamatan, pastinya membutuhkan yang namanya pengukuran, peralatan survey dan juga metode demi menunjang pengamatan tersebut, bukan? Oleh karena itulah, tidak heran jika alat – alat survey pemetaan sering kali dijadikan sebagai media pendukung dalam melakukan kegiatan pengamatan. Kendati demikian, tahukah Anda mengenai apa saja kira – kira peralatan pendukung dalam survey pemetaan tersebut? Apabila Anda penasaran, maka bisa simak informasi selengkapnya berikut ini.

 

Apa yang Dimaksud dengan Peralatan Survey Pemetaan?

Pada dasarnya, pengukuran dikenal sebagai aktivitas ataupun tindakan untuk membandingkan suatu besaran yang belum diketahui nilai ataupun harganya terhadap besaran lain yang sudah diketahui nilainya. Sebagai contoh yakni seperti besaran standar. Pekerjaan inilah yang dikenal dengan istilah pengukuran atau mengukur. Sementara itu, pembandingannya disebut dengan istilah alat ukur. Biasanya, pengukuran sendiri banyak sekali dilakukan dalam bidang teknik ataupun industri.

Di sisi lain, alat survey pemetaan sendiri umumnya memiliki banyak sekali jenisnya. Dimana dalam hal ini, pengukurannya tergantung dari banyak faktor. Seperti misalnya objek yang diukur serta hasil yang diinginkan. Pada ilmu ukur tanah sendiri dikatakan sebagai bagian dari ilmu geodasi yang mana mempelajari cara – cara pengukuran di permukaan bumi dan di bawah tanah untuk berbagai kepentingan. Seperti misalnya untuk kegiatan pemetaan dan penentuan posisi relatif pada daerah yang dinilai relatif sempit sehingga unsur kelengkapan permukaan buminya bisa diabaikan. 

Baca Juga Definisi, Komponen dan Manfaat Remote Sensing

 

Berbagai Alat Survey Pemetaan

Tahukah Anda, bahwasanya dalam melakukan kegiatan survey pemetaan sendiri umumnya memerlukan yang namanya ketelitian yang tinggi serta penggunaan alat ukur. Hal ini penting dilakukan lantaran pekerjaan utama dari survey ini yakni mengukur sudut dan juga jarak. Adapun berbagai alat – alat ukur yang dibutuhkan dalam kegiatan survey pemetaan bisa Anda lihat seperti berikut :

1. Meteran

Alat meteran atau pita ukur ini terbuat dari bahan plastik lentur berbentuk pita dengan panjang tertentu dan memiliki garis & angka. Kegunaan meteran dalam kegiatan ini yaitu untuk mengukur panjang serta jarak. Meteran ini menggunakan satuan internasional (SI) berupa meter (m), centimeter (cm) dan juga millimeter (mm).

2. Penggaris / Mistar

Berikutnya, ada alat ukur penggaris / mistar yang terbuat dari bahan plastik atau besi aluminium serta memiliki skala paling kecil yaitu 1 millimeter (mm). Penggaris / mistar sendiri memiliki tingkat ketelitian mencapai 0,5 mm. 

3. Rambu Ukur

Merupakan alat yang sering kali digunakan untuk mempermudah pengukuran beda tinggi antara garis yang dibidik dengan permukaan tanah. Alat ini terbuat dari bahan kayu atau campuran aluminium dan terdapat skala angka yang digunakan untuk mempermudah pembacaan. 

4. Kompas

Alat yang memiliki komponen utama berupa jarum dan terbuat dari besi sembrani atau magnet. Kegunaan alat ini dalam survey pemetaan yakni untuk menentukan arah dari satu titik ke titik yang lain sesuai dengan besarnya sudut azimuth.

5. Theodolite

Theodolite Merupakan alat canggih untuk melakukan pengukuran survey pemetaan. Fungsi alat ini yakni untuk menentukan tinggi tanah pengukuran sudut horizontal dan vertikal.

6. Global Positioning System (GPS)

Menggunakan 24 satelit, alat GPS untuk pemetaan ini memiliki kegunaan penting untuk menentukan koordinat letak yang ada di permukaan bumi menggunakan satelit. Selain itu, GPS juga digunakan untuk mengetahui titik koordinat, kecepatan dan lain – lain saat survey pemetaan dilakukan.

7. Peta Lokasi dan Peta Topografi

Terakhir, ada peta lokasi dan juga peta topografi. Keberadaan peta tersebut berguna untuk mengetahui lokasi kawasan demi kebutuhan survey. Seperti misalnya untuk peletakan benchmark, foresight dan transek titik pengukuran.

Baca Artikel Tentang Mengenal Pengertian Survey Terestris dan Metode Pengukurannya

 

Kesimpulan

Dengan mengetahui berbagai alat survey pemetaan beserta fungsinya di atas, maka akan sangat mendukung kegiatan survey pemetaan yang dilakukan nantinya. Ada banyak sekali alat yang digunakan untuk mendukung pross pemetaan berjalan dengan baik dan lancar. 

Nah untuk Anda yang ingin membutuhkan alat pemetaan bisa banget ke jasa pemetaan Techno GIS Indonesia. Kami menyediakan sewa alat survey untuk membantu Anda menjalankan proyek pemetaan dengan mudah. Penyewaan syarat yang mudah untuk mendukung proyek Anda.

Langsung hubungi Kontak Techno GIS ada disini!

kontak technogis indoneisa

Pelatihan GIS Dasar dan Survey Pemetaan Sekda Kab. Rokan Hulu Tahun 2021

Pelatihan GIS Dasar dan Survey Pemetaan Sekda Kab. Rokan Hulu Tahun 2021 – TechnoGIS Indonesia bekerja sama dengan Sekretariat Daerah Kab. Rokan Hulu melakasanakan pelatihan GIS Dasae dan Survey Pemetaan pada bulan Desember 2021 di Yogyakarta.

Materi-materi GIS Dasar yang diberikan yaitu:

  • Pengantar GIS dan Pemetaan Dasar;
  • Pengenalan dan Pembuatan Database;
  • Rektifikasi;
  • Membuat Data Spasial;
  • Spatial and Attribute Data Management;
  • Simbologi;
  • Topology;
  • Query Data;
  • Analyst Tool;
  • Layout dan Pencetakan Peta.

Untuk materi Survey Pemetaan diantaranya:

  • Pengantar GPS
  • GIS dan Pemetaan
  • Pengenalan Alat GPS
  • Metode Pengukuran (Statik, RTK, NTHP)
  • Praktek Lapangan
  • Pengelolaan Lapangan

 

TechnoGIS Indonesia menyelenggarakan pelatihan dengan sistem exhouse (bertempat di kantor TechnoGIS Indonesia) dan inhouse (tempat mengikuti peserta dengan minimum kuota). Fasilitas yang kami berikan berupa Seminar kit, modul pelatihan, software, penginapan, makan siang dan coffee break 2x (untuk paket inhouse).

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di:

  • Studio : Jln Pamularsih No 152B, Klaseman, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta 55581.
  • Email  : [email protected]
  • Telp    : 0274 – 885879 / Hp (WA) : 0813-2552-3979

Klik disini untuk melihat detail paket: Pelatihan GIS Tingkat Dasar

Perbedaan Survey Terestris dan Pemetaan Tematik

Perbedaan Survey Terestris dan Pemetaan Tematik – Dalam ilmu kebumian pasti akan ada istilah survey, pemetaan, pengukuran saat kita mempelajari nya. Hal-hal tersebut akan sangat berkaitan satu dengan yang lain, namun dalam dunia kerja beberapa hal tersebut memiliki arti yang berbeda  apalagi ketika sudah sangat teknis.

Mulai dari pengukuran terlebih dahulu, pengukuran yang dimaksud dalam bidang geografi adalah pengukuran posisi secara absolut. Dengan diketahui posisi suatu objek atau titik lokasi maka dapat pula diturunkan hingga informasi jarak ataupun luas baik horizontal ataupun vertikal terhadap objek lainnya. Selain itu, pengukuran yang dilakukan juga dapat berupa pengukuran intensitas objek, kerapatan, kapadatan, dan lain sebagainya bergantung dengan tema kajian yang diangkat. Pengukuran pada dasarnya menentukan nilai kuantitatif suatu fenomena atau objek tertentu untuk dilakukan analisis lebih lanjut.

Beralih ke survey, penggunaan kata survey juga berkaitan terhadap pengukuran. Survey merupakan teknik riset untuk mengumpulkan data. Lantas apa bedanya dengan pengukuran? Jika pengukuran menentukan nilai dari suatu fenomena atau objek, sedangkan survey adalah kegiatan yang menaungi pengukuran khusus yang dilakukan dengan cara berinteraksi atau observasi langsung dengan objek. Jadi survei biasanya dilakukan untuk mengumpulkan data primer. Pelaksanaan survey juga perlu persiapan yang cukup rinci mengingat data primer jauh lebih sulit diperoleh dan membutuhkan alat survey yang disesuaikan dengan temanya. Ada yang menggunakan alat ukur tanah ataupun alat ukur berupa kuisioner. Semua bergantung pada informasi apa yang ingin diperoleh.

Hasil survey dan pengukuran tersebut yang nantinya akan diolah dan dijadikan peta untuk mempermudah pembaacaan atau analisis lanjutan dilakukan. Proses ini disebut dengan pemetaan. Pemetaan memang tidak mudah dilakukan mengingat banyak kaidah yang perlu dipertimbangkan untuk menjadikan informasi terepresentasi dengan baik dan informatif. Namun bukan berarti tidak mungkin untuk dipelajari karena pada dasarnya jika memiliki ttekad kuat dan tekun akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Bagi yang ingin melakukan pemetaan namun kapabitas untuk melakukannya masih kurng mampu, bisa gunakan jasa pemetaan untuk membantu memecahkan permasalahan tersebut. Tidak lupa pula kami juga menyediakan jasa survey untuk membantu memberikan solusi pemetaan Anda.